ilustrasi

Warga Ingin Pelaku Kekerasan Seks terhadap Anak Dihukum Berat

SORONG, Cahayapapua.com—– Tingginya kasus pemerkosaan maupun tindak kekerasan terhadap anak di tanah air termasuk Sorong, memunculkan keprihatinan dan keresahan, sehingga dibutuhkan keseriusan berbagai kalangan agar kejahatan tersebut dapat diberantas.

Roby, salah satu tokoh masyarakat Kota Sorong mengatakan jika pelaku tindak kekerasan seksual terhadap anak, baiknya dihukum mati, sehingga perbuatan tersebut pantas dan seimbang.

Sebab tindak kekerasan terhadap anak akan menghacurkan masa depan korban. “Jadi hukuman mati menjadi hukuman yang pantas diberikan. Kasihan korban akan menderita seumur hidup,” tutur Roby di Sorong, Rabu (18/5).

Hal senada disampaikan Muna, warga lainnya. Ia menegaskan agar aparat penegak hukum dari kepolisian, kejaksaan hingga hakim dapat melihat perkara ini secara objektif agar bisa memberikan hukuman yang maksimal kepada pelaku kekerasan.

Tindak kejahatan pemerkosaan terhadap anak sebulan terakhir tercatat mencapai belasan kasus, tidak saja anak remaja, anak usia bayi dan balita pun menjadi korban kasus tersebut.

Sementara itu, Psikolog Aswendo mengatakan, penerapan hukuman kebiri terhadap pelaku pemerkosaan tidak dapat menghilangkan trauma terhadap korban pemerkosaan.

“Karena korban akan kehilangan masa depan. Proses treatmen psikologi-nya pun terbilang tidak mudah dan dapat dilakukan segera, sebab butuh penangan khusus. Korban juga tidak dapat sembuh 100 persen. (NSR)

Tinggalkan Balasan