Ilustrasi
Ilustrasi

149 M Dana KONI Dinilai Tak Jelas, BPK Diminta Audit 

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Badan Pemeriksa Keungan (BPK) diminta segera melakukan audit penggunaan anggaran Komite Olah Raga Nasional Indonsia (KONI) Papua Barat.

Pasalnya, anggaran yang dikucurkan Rp 149 untuk 23 cabang olahraga yang ikut dalam Pekan olahraga Nasional PON 19 di Jawa Barat itu masih menyisahkan persoalan.

“Kita mendorong agar BPK, melakukan audit keuangan KONI saat PON kemarin,” kata Filep Wamafma, Ketua STIH Manokwari, usai pertemuan membahas persolan Atlet pada PON XIX Jawa Barat, Senin (24/10) di STIH Manokwari.

Dikatakannya pihaknya diminta untuk memediasi para pelatih dan atlet PB bersama KONI dengan tujuan untuk segera membayar ganti rugi serta kekurangan yang harus diterima oleh para atlet selama mengikuti pelatihan menjelang PON XIX beberapa waktu lalu.

Bukan hanya itu, diharapkan juga KONI dapat memperbaiki manajemennya. Pihaknya juga menyayangkan sikap KONI PB yang menelantarakan atlet saat PON Jabar.

Menurutnya anggaran untuk PON kemarin cukup fantastis berbanding terbalik dengan prestasi yang di raih para atlet. Dilain sisi para atlet hingga saat ini belum mendapatkan hak-haknya secara baik sesuai yang dijanjikan.

“Masalah ini kami pun dorong ke DPRPB untuk membentuk tim agar memanggil pengurus KONI agar mempertanggungjawabkan hal ini, terutama membentuk tim investigasi,” tekannya.

Dia juga menyayangkan sikap KONI melakukan rekrutmen para atlet yang selama ini dilakukan tanpa ada semacam surat kontrak.

“Saya pikir persoalan kalah menang itu hal biasa, atlet sebagai tenaga profesi harus diberikan dukungan materi maupun moral jangan hanya di beri suplemen saja,” tukasnya mengingatakan.

Dibeberkannya lagi, setelah gelaran PON usai para atlet asal PB seakan dicampakan oleh KONI bahkan hak-hak mereka hingga saat ini belum diberikan.

Sebab itu, membuat sejumlah pelatih dan atlet mendatangi Ketua Lembaga Perlindungan Bantuan Hukum LP3BH untuk meminta agar memediasi kondisi tersebut. (MAR)

Tinggalkan Balasan