Presiden Joko Widodo

15 September, Presiden buka Pesparawi dan tinjau pelabuhan

KAIMANA, Cahayapapua.com— Presiden RI Joko Widodo dipastikan akan tiba di Kaimana pada Jumat 15 September 2017 siang untuk membuka secara resmi kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke XII se-Tanah Papua. Sebelum membuka kegiatan Pesparawi pada petang hari, Presiden akan terlebih dahulu meninjau Pelabuhan Kaimana dan lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Gas (PLTMG) di Kampung Coa.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah yang juga Ketua Panitia Pesparawi XII Kaimana, Rita Teurupun disela penjemputan kontingen Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Jayawijaya yang tiba di Bandara Utarom, Kaimana, Senin (4/9).

Dikatakan, untuk kelancaran kunjungan Presiden pada 15 September mendatang, tim kepresidenan akan tiba di Kaimana pada H-4 sebelum Presiden tiba. Tim akan memastikan kesiapan Kaimana menyambut orang nomor satu Indonesia ini, serta perkembangan persiapan Pesparawi yang akan dibuka secara resmi oleh Presiden. Selain tim kepresiden, saat ini telah ada beberapa utusan dari kementerian, yang akan mengontrol persiapan kunjungan Presiden.

“Keputusan sudah final, Presiden akan tiba di Kaimana tanggal 15 September siang, untuk kemudian pada sore hari beliau akan membuka secara resmi kegiatan Pesparawi. Tetapi sebelum buka Pesparawi, beliau akan meninjau Pelabuhan Kaimana dan lokasi pembangunan PLTMG di Coa. Untuk kelancaran kunjungan Presiden, tim dari kepresiden nanti pada H-4 akan tiba di Kaimana. Saat ini utusan pusat sudah ada di Kaimana,” jelas Sekda.

Terkait pelaksanaan Pesparawi, saat ini telah ada 6 kontingen yang tiba di Kota Senja Kaimana, masing-masing kontingen Kabupaten Manokwari Selatan, Memberamo Tengah, Mapi, Pegunungan Bintang, Yahukimo dan Jayawijaya. Kontingen ini sebagian menggunakan kapal laut, sebagian lagi menggunakan penerbangan komersial Garuda dan Wings Air, serta pesawat milik TNI AU Hercules. Puncak kedatangan kontingen akan berlangsung pada 5-7 September 2017.

Panitia menyatakan para kontingen akan menempati 29 titik penginapan yang telah disediakan, baik menggunakan gedung sekolah maupun kantor pemerintah.

Perlombaan Pesparawi sendiri akan dimulai pada 9 September 2017 dan pada 17 September akan dilakukan acara bakar ikan bersama di Pantai Bantemi, dengan ikan yang disediakan sebanyak 30 ton. (isa)

Tinggalkan Balasan