Bupati Manokwari Edi Budoyo secara simbolis menyerahkan santunan kepada anak yatim yang dibina oleh Yayasan Ihsan Alma’un. Kali ini sebanyak 150 anak yatim di Kabupaten Manokwari menerima santunan bertepatan dengan peringatan hari untuk membahagiakan anak yatim yang digelar tiap 10 Muharram atau pada tahun ini jatuh pada tanggal 10 Oktober.

150 Anak Yatim Terima Santunan di 10 Muharram

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Yayasan Ihsan Alma’un kembali santuni 150 anak yatim di Kabupaten Manokwari. Tanggal 10 Oktober yang juga bertepatan dengan 10 Muharram diperingati sebagai hari untuk membahagiakan anak yatim bagi umat Muslim.

Ketua Yayasan Ihsan Alma’un Sukoyo mengatakan, saat ini yayasan mendapatkan bantuan dari kementrian sosial yang disalurkan melalui dinas perumahan provinsi Papua Barat sebesar Rp 5,8 miliar, yang membantu pembangunan asrama khusus anak yatim yang diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp 6 miliar dan saat ini sudah mencapai 70 persen.

“Dana yang terkumpul dari sumbangan donatur yayasan Ihsan Alma’un sebesar Rp 343.068.900, setiap anak mendapatkan Rp 1 juta. Sisanya akan dimasukan dalam kas yang kemudian digunakan untuk penyelesaian asrama Ihsan Alma’un,” ujarnya.

Santunan anak yatim ini juga diisi dengan tausiyah oleh KH. Ahmad Baihaqi yang menyapaikan, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW, bahwa umat Muslim diperintahkan untuk membahagiakan anak yatim. Sebagaimana Nabi Muhammad memulyakan anak yatim seperti itulah umat Muslim diperintahkan.

“Setiap rezeki yang diberikan, ingatlah ada bagian anak yatim didalamnya. Nabi Muhammad sangat mencintai anak yatim, dan malam ini kitapun berada disini bersama orang-orang yang dicintai oleh rosulullah,” dalam ceramahnya.

Dalam santunan anak yatim yayasan Ihsan Alma’un, Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo, Kepala Kantor Kesbangpol Manokwari, Kementrian Agama Kabupaten Manokwari secara simbolis memberikan santunan kepada anak yatim berupa uang tunai. (ACS)

Tinggalkan Balasan