Seratus orang lebih aktivis KNPB diangkut menggunakan truk polisi ke markas Brimob Manokwari, Jumat (1/5). Mereka digiring dan mendapat pengarahan aparat karena menggelar aksi tanpa ijin. |CAHAYAPAPUA.com |ZACK TONU BALA

169 Aktivis KNPB Digelandang ke Markas Brimob

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com —– Sebanyak 169 aktivis Komite Nasional Papua Barat atau KNPB digelandang aparat kepolisian di Jalan Gunung Salju, Amban, ke Markas Brimob di Sowi Gunung, Manokwari, Jumat (1/5/2015) siang.

Menggunakan 4 truk polisi, massa yang didominasi kaum muda itu, digelandang aparat karena hendak menggelar aksi longmarch yang menurut polisi, belum mendapat ijin.

Sebelumnya digelandang ke markas Brimob, aktivis KNPB tersebut terlihat berkumpul di Amban. Titik kumpul itu tak jauh dari kampus Universitas Papua. Tapi sebelum beraksi, mereka ebih dulu dihadang aparat.

Sempat terjadi negosiasi. Aktivis KNPB yang diwakili koordinator aksinya, tampak tetap bersikukuh melanjutkan aksi. Sementara aparat kepolisian melarang mereka karena belum mengantongi ijin.  Negosiasi tersebut buntu. Akhirnya Polisi memilih menggelandang mereka.  Satu persatu, aktivis KNPB ini digiring naik ke mobil truk.

Tiba di markas Brimob, Polisi langsung menurunkan lalu merazia para pemuda itu. Sejumlah tas milik massa aksi digeledah. Seorang diantaranya kedapatan membawa pisau berukuran kecil. Ia dipisahkan dari rekan-rekannya lalu dibawa oleh aparat ke markas Polres Manokwari.

Sementara itu seratus lebih rekannya tinggal dan diberi pengarahan. Polisi meminta mereka tidak mengulangi aksi tanpa ijin. Selain itu, polisi mengancam akan menangkap dan memproses mereka secara hukum jika menggelar aksi yang bertendensi makar.

Menurut Kapolda Papua Barat, Paulus Waterpauw, tindakan menggiring para pemuda itu dimaksud  untuk menghindari terjadinya konfrontasi fisik massa KNP dengan polisi. Ia juga mengatakan belum mengeluarkan ijin atas aksi itu.  “Saat diberi pengarahan, mereka cukup kooperatif, jadi cukup dilakukan pembinaan,” kata Kapolda kepada wartawan.

Selain seorang yang kedapatan membawa pisau,  ada 3 anggota KNPB lainnya yang terlihat dibawa aparat ke markas Polres dari Mako Brimob. Mereka yang tertahan di markas Brimob sekitar  6 jam, akhirnya dipulangkan lagi ke titik kumpul mereka di Amban.

Pihak KNPB hingga berita ini diturunkan belum berkomentar soal tindakan polisi yang menghentikan aksi mereka. Demikian halnya soal penangkapan 4 anggotanya. Polisi juga belum erinci identitas anggota KNPB yang dibawa ke markas Polres. |TAKDIR