Raperda Ilustrasi

17 Raperda di DPRD Kota Sorong Telan Anggaran Rp. 3,4 Miliar

SORONG, CAHAYAPAPUA.com DPRD Kota Sorong menyatakan membutuhkan biaya sebesar Rp. 3,4 miliar dalam menyiapkan dan membahas 17 raperda di daerah tersebut.

Wakil Ketua I DPRD Kota Sorong Petrus Fatlolon menyatakan, “Satu raperda membutuhkan biaya paling kurang Rp. 200 juta terdiri atas biaya pembentukan, pembahasan dan konsultasi, termasuk biaya makan minum.”

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) Kota Sorong, Corneles Werelubun mengatakan saat ini DPRD sedang bersiap-siap membahas 17 raperda. 10 merupakan inisiatif DPRD sementara 7 merupakan inisiatif Pemerintah Kota Sorong. Berikut Raperda yang dibahas saat ini.

  1. Raperda Pemanfaatan hak ulayat perkotaan di wilayah hukum adat Kota Sorong.
  2. Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Sorong, nomor 38 tahun 2013, tentang Pendidikan. Standarisasi pembiayaan pendaftaran siswa baru dan pembiayaan pendaftaran ulang siswa, tatalaksana pembagian rayon pendidikan berdasarkan tempat tinggal siswa.
  3. Raperda tentang Penyakit TBC
  4. Raperda tentang Daerah Penyangga.
  5. Raperda tentang Pemanfaatan Sumber Daya Laut
  6. Raperda tentang Persurat Kabaran (Pers/Jurnalis/Wartawan)
  7. Raperda tentang Pengelolaan Hasil Hutan.
  8. Raperda tentang Kekayaan Hak Intelektual
  9. Raperda tentang Tarif Retribusi Galian “C”
  10. Raperda tentang Pengaturan Pedagang Musiman
  11. Raperda tentang Administrasi kependudukan
  12. Raperda tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Sorong
  13. Raperda tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah
  14. Raperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak
  15. Raperda tentang Ketenagakerjaan
  16. Raperda tentang Lalulintas (Per-Parkiran) kendaraan
  17. Raperda tentang Pengelolaan Limbah

 

Meski sedang membahas 17 raperda, pemerintah setempat disebut belum melakukan sosialisasi terhadap 90 Raperda yang telah disahkan DPRD Kota Sorong belum lama ini. |NASIR

 

%d bloggers like this: