www.infousmstan.net

200 Bendahara Dikirim ke Kepulauan Riau Belajar Laporan Keuangan

MANOKWARI, cahayapapua.com– Sebanyak 200 bendahara Pemprov Papua Barat telah mengikuti studi banding ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pekan lalu.

Stusi banding ini dilakukan demi mempertahankan status Papua Barat dari opini BPK terhadap laporan keuangan Papua Barat tahun 2014.

Kepala BPKAD Abia Ullu mengatakan dipilihnya Kepri sebagai daerah tujuan studi banding, adalah karena provinsi ini sudah mendapatkan predikat WTP selama 5 tahun berturut-turut.

“Kepri sudah 5 kali mendapatkan opini WTP, dan kita baru dapat satu kali, sehingga kita pilih ke sana (Kepri,red), supaya kita bisa mempertahankan predikat ini,” katanya.

Dijelaskan, studi banding perlu dilakukan mengingat saat ini sistem laporan keuangan sudah berbeda menggunakan sistem acrual acuntansi yang diterapkan BPK mulai tahun ini.

“Rencananya kita akan kerjasama bagaimana dengan mereka supaya predikat ini tidak terlepas dari tangan kita,” katanya lagi.

200 bendahara yang mengikuti pelatihan ini terdiri dari bendahara pengeluaran, bendahara barang, bendahara penyimpanan barang atau PPK.

|DINA RIANTI|EDITOR : BUSTAM