Ilustrasi

2017, Produksi Padi Manokwari Diprediksi Meningkat

MANOKWARI, Cahayapapua.com—- Produksi padi di Kabupaten Manokwari diperkirakanakan meningkat drastic pada 2017 mendatang.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Manokwari Kukuh Saptoyudho, kepada wartawan sabtu (21/5), mengatakan, tahun ini lahan tanam padi di daerah ini seluas 2.142 hektare.

Sehingga sesuai hasil produksi pada panen raya beberapa bulan lalu, perhektare lahan bisa menghasilkan gabah basah sebanyak 6,2 ton,”Produksi padi saat itu sekitar 12 ribu ton. Kalau lahan baru dari program cetak sawah ini sudah digarap tentu akan ada peningkatan produksi yang luar biasa,”Jelasnya.

Dikatakan, program cetak sawah di Manokwari seluas 740 hektar tersebut terbagi di tiga distrik yang hampir sebagian besarnya adalah warga Transmigrasi yakni distrik Prafi, Masni dan Sidey, dimana sebagian lahan swah baru ini, telah dibuka dengan melibatkan TNI Angkatan Darat.

Sehingga diharapkan, pada awal musim tanam kedua di Tahun 2016 ini, setiap petani didataran tersebut sudah bisa menggarap setiap sawahnya.

“Kalau untuk lahan diluar dari program cetak yang seluas 2.142 hektare tadi, saat ini sedang dalam tahap pemeliharaan tanaman. Kita berharap, produksi padi tahun ini meningkat dari panen sebelumnya,” kata dia.

Namun, disisi lain, Kukuh mengatakan, dirinya merasa sedikit pesimis akan terjadi penurunan sebab, ada ratusan hektare sawah yang mengalami gangguan pengairan yang disebabkan oleh bencana banjir beberapa bulan lalu yang terjadi datarah Distrik Prafi, Masni dan Sidey yang merusak 358 hektar pengairan.

“Namun dari laporan terakhir yang kami terima dari 358 hektare 186 hektare yang masih ditanam. Untuk lahan yang tidak bisa tanam padi kita akan ganti dengan kedelai yang relatif tidak terlalu membutuhkan air seperti padi,”tukasnya. (ACS)

Tinggalkan Balasan