Wakil Bupati Kabupaten Manokwari Drs. Edi Budoyo (kanan)
Wakil Bupati Kabupaten Manokwari Drs. Edi Budoyo (kanan)

217 Kepala Keluarga di Manokwari Terima BSPS

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo, Senin (17/10/2016), menyerahkan rekening Bank Papua kepada sejumlah keluarga penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Di daerah program ini dikelola oleh satuan kerja non vertikal tertentu (BNVT) Bidang Perumahan Provinsi Papua Barat dan Dinas PU Kabupaten Manokwari.

Kepala Dinas PU Kabupaten Manokwari, Wempi Bandung mengatakan, di Kabupaten Manokwari ada 217 keluarga berpenghasilan rendah yang terkover  BSPS. Mereka tersebar di Kelurahan Wosi, Aipiri, Pasir Putih, dan Mansinam. Masing-masing keluarga akan menerima material yang jumlahnya sebesar Rp 15 juta.

Kata Wempi, rumah penerima BSPS akan diverifikasi sebelumnya. Sampai tahun ini program tersebut diakui memang belum bisa menjawab semua kebutuhan rumah bagi masyarakat Manokwari. Namun bantuan ini menurut pria jebolan Unhas Makassar ini, cukup menjawab kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dijelaskan Wempi, sampai saat ini belum diketahui apakah program serupa akan tetap digulirkan tahun depan ataukah tidak. Namun ia memastikan Kabupaten Manokwari akan mengusulkan 600 keluarga penerima BSPS di tahun 2017.

“Tahun depan kita akan usulkan 600 KK yang tersebar di seluruh distrik di Kabupaten Manokwari. Kami berharap ada dana pendampingan yang dikeluarkan daerah untuk membiayai operasional dari pelaksanaan BSPS di Manokwari,” tambah pegawai senior di Dinas PU ini.

Sementara Penanggung Jawab BSPS SNVT Papua Barat, Amos Yanto Ijie  meminta daerah untuk menyiapkan dana sharing untuk membiayai verifikasi data keluarga berpenghasilan rendah di Kabupaten Manokwari, agar program tersebut bisa berjalan maksimal.

“Perlu daerah menyiapkan dana, untuk membeck up bantuan dari pemerintah pusat, agar pemerintah daerah bisa dianggap serius dalam menangani permasalahan di Manokwari yakni perumahan layak huni yang wajib dimiliki setiap keluarga,” ujar Amos.

Untuk diketahui Kabupaten Manokwari dalam perencanaan BSPS 2016 tidak memiliki kuota. Namun karena Teluk Wondama yang harusnya mendapatkan bantuan tersebut tidak siap, maka program tersebut dialihkan SNVT Provinsi Papua Barat ke Kabupaten Manokwari.

Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo menyambut baik adanya program ini. Menurut dia, perumahan memang menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Dengan angka kemahalan dan rendahnya daya beli masyarakat, membuat masyarakat cukup kesulitan untuk mendapatkan rumah layak huni.

Dia berharap bantuan stimulan perumahan ini dapat disalurkan secara benar, sehingga dapat memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan masyarakat.

Menanggapi permintaan dana sharing untuk membiayai verifikasi perumahan calon penerima BSPS, Edi Budoyo menegaskan, siap membantu dan akan di bicarakan lebih lanjut bersama bupati selaku pengambil keputusan di daerah.

“Perlu kita dukung bantuan dari pemerintah pusat ini, nanti akan saya sampaikan kepada bupati. Mengingat kondisi keuangan daerah untuk tahun ini masih sangat minim sehingga perlu ada penyesuaian di tahun 2017,” pungkasnya.

Sebanyak 217 keluarga penerima BSPS di Kabupaten Manokwari, sebelum menerima rekening tabungan untuk membeli material perumahan, juga akan diberikan sosialisasi terhadap pengunaan dan fungsi pengawasan yang dilakukan BNVT pada pelaksanaan program tersebut. (ACS)

One comment

  1. hengky roni wambrauw

    coba d manokwari ada rumah batuan yg layak huni bagi kami para pekerja/pegawai/buruh, ……. atau d beri kemudahan dalam kredit rumah subsidi

Tinggalkan Balasan