Para peserta pelatihan pratugas, Pendamping Lokal Desa (PLD) se-Provinsi Papua Barat, bersama Sekda Papua Barat, Nataniel Mandacan, di Aston Niu Hotel, Manokwari, Senin (2/10).

260 PLD diharap mampu kawal Dana Desa 

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Sebanyak 260 Pendamping Lokal Desa (PLD), diharapkan mampu melaksanakan tugansya dengan baik dalam mengawal proses penggunaan Dana Desa.

Hal ini dikatakan, Kepala Bidang (Kabid) pemerintahan kampung Papua Barat, Diah Dian Sesila Come, dalam pelatihan pratugas, 260 PLD se-Provinsi Papua Barat, di Aston Niu Hotel, Manokwari, Senin (2/10).

Dijelaskan, PLD yang sebelumnya direkrut melalui mekanisme online dan offline di tingkat Satker Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Ditjen PPMD) Papua Barat, Agustus lalu berperan mengawal penggunaan dana desasehingga dapat terserap merata di semua tingkat distrik kabupaten/kota.

“Harapan kami, melalui sosialisasi dan pelatihan ini, para PLD mampu mengimplementasikan tugasnya dengan baik dalam mengawal dana desa di tempat tugasnya,” ucapnya.

Dian menuturkan, tugas PLD, mengacu pada kerangka acuan kerja yang telah ditetapkanDitjen PPMD, Tahun 2016.

“Untuk tahun ini, Papua Barat mendapatkan 486 kuota, tapi itu disaring dan lainnya sistem cadangan. Jadi jika dari 260 PLD yang ikut pelatihan ini, tidak maksimal maka dapat diganti,” terang dia.

Dian berharap, melalui pelatihan pratugas PLD, dapat meningkatkan kapasitas pendamping untuk pendampingan implementasi Undang- undang desa di Papua Barat.

“Dengan pelatihan dan pembekalan ini, kami harap para tenaga PLD bisa bekerja dengan baik dan dapat memahami UUD Desa.Dan dapat memahami perannya sebagai pendamping desa serta menjadi pendamping yang lebih siap pakai di lapangan,” tutunya. (cr-80)

Leave a Reply

%d bloggers like this: