Masyarakat menyambut rombongan bupati menuju lokasi peletakkan batu pertama pembangunan rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah di kampung Inggramui, Manokwari, Jumat (5/12/2014). Foto: CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

3000 Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah Dibangun di Manokwari

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com- Sebanyak 3000 unit rumah layak huni akan dibangun di Kabupaten Manokwari. Rumah dengan ukuran 36 meter persegi itu disediakan bagi masyarakat berpenghasilan rendah mulai buruh atau karyawan swasta, petani, nelayan maupun anggota TNI/Polri dan PNS golongan bawah.

Program ini digulirkan oleh Federasi Serikat Buruh Perjuangan Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FSBPPDSI) bekerjasama dengan PT.Galang Mas Mulia sebagai kontraktor pelaksana.

Pembangunan ribuan rumah itu secara resmi dimulai Jumat (5/12), ditandai dengan peletakan batu pertama di kampung Inggramui, Manokwari Barat. Program ini juga menyasar seluruh kabupaten/kota di provinsi Papua dan provinsi Papua Barat, di mana Kabupaten Manokwari dipercaya sebagai pilot project.

Peletakkan batu pertama dilakukan oleh Bupati Manokwari Bastian Salabai mewakili seluruh bupati/walikota se tanah Papua dan ketua DPRD Kabupaten Jayawijaya mewakili seluruh DPRD di tanah Papua. Ikut hadir asisten III Setda Provinsi Papua Barat Fransiskus Kosamah serta Pejabat Bupati Manokwari Selatan Edi Budoyo.

Direktur PT.Galang Mas Mulia mister Sam menyebutkan, program ini bertujuan untuk membantu masyarakat miskin maupun kaum buruh berpenghasilan rendah di Indonesia untuk bisa memiliki rumah yang layak.

Dia mengklaim, rumah yang disediakan lewat program ini jauh lebih murah daripada rumah sejenis yang disediakan para pengembang. Setiap unit dilepas dengan harga Rp 165 juta.

“Kita berikan kredit ringan dengan bunga rendah selama 15 tahun, “ kata Sam dalam sambutannya. Selain murah, material untuk membangun rumah juga diklaim mempergunakan bahan khusus berteknologi anti gempa, anti angin puting beliung dan anti api.

Bupati Bastian Salabai menyatakan, Pemkab Manokwari menyambut positif dan mendukung penuh program tersebut. Apalagi Kabupaten Manokwari dipilih sebagai model.

“Pemda mendukung pembangunan ini karena masyarakat di kabupaten Manokwari ini banyak yang belum punya rumah yang layak, “ ucap Salabai.

Sesuai pantauan, peluncuran program ini disambut meriah oleh ratusan masyarakat terutama dari kalangan masyarakat lokal Manokwari. |ZACK TONU BALA

 

EDITOR: DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan