Suasana shalat Idul Adha di Kota Sorong, kemarin. Ribuan umat muslim di Kota Manokwari kemarin berbondong-bondong mengikuti shalat Idul Adha di 7 titik di Kota Manokwari. Dalam Idul Adha kali ini jumlah hewan qurban yang disembelih mencapai 367 ekor sapi dan 13 ekor kamping.

367 Ekor Sapi dan 13 Kambing Disembelih pada Idul Adha di Manokwari

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manokwari mencatat, 367 ekor sapi serta 13 ekor kambing disembelih di kota Manokwari pada perayaan Idul Adha 1436 Hijriah, Kamis kemarin. Jumlah tersebut belum termasuk yang disembelih pada wilayah Satuan Pemukiman.

Anggota PHBI Kabupaten Manokwari, Muhammad Taufik, mengatakan, sapi dan kambing yang disembelih tersebut tersebar di seluruh masjid di kota Manokwari. Salah satu sapi yang disembelih merupakan sumbangan Presiden Joko Widodo.

Sekretaris PHBI Manokwari, Nanang Sofyan, menambahkan, hewan qurban yang disembelih tersebut belum termasuk yang disembelih di masjid-masjid yang berada di wilayah satuan pemukiman seperti Dataran Prafi dan Masni. “Jumlah hewan qurban yang disembelih tahun ini meningkat dibanding tahun 2014 lalu.”

Sebelum hewan qurban tersebut disembelih, Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Manokwari, pada Rabu lalu, menerjunkan 70 tenaga medis untuk memeriksa kesehatan hewan-hewan qurban tersebut.

Dokter Vivi, tim medis kesehatan hewan Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Manokwari, mengatakan, para tenaga kesehatan itu disebar di seluruh masjid di sembilan distrik Manokwari. Tim medis bertugas memantau dan memeriksa kesehatan hewan qurban sebelum dibagikan kepada penerima.

Pelaksanaan shalat Idul Adha di Kota Manokwari yang diikuti ribuan umat muslim yang dipusatkan di tujuh titik yakni, Masjid Ridwanul Bahri, Lapangan Borarsi, Masjid Alfalah, Masjid Alkausar, Masjid Amban, Lapangan Kompi 752 Manokwari dan Masjid Al Mu’min. Untuk wilayah SP, shalat di gelar pada masjid-masjid di setiap kampung. Di lapangan Borarsi, shalat dipimpin Imam Ustaz Mohammad Muthalib dengan Khatib Muhammad Mukti.

Perayaan Idul Adha tahun ini di Manokwari mengingatkan umat muslim untuk menyikapi permasalahan hidup bangsa tentang kerukunan umat beragama. Idul Adha juga identik dengan kisah Nabi Ismail dengan Nabi Ibrahim yang patut diteladani.

Khatib Muhammad Mukti mengatakan, perayaan Idul Adha sangat sarat dengan makna dan nilai yang perlu digali serta diaktualisasikan kembali untuk mengurai masalah baik di tingkat nasional dan daerah. Terutama menyikapi berbagai masalah kerukunan umat beragama yang terjadi akhir-akhir ini termasuk di Kabupaten Tolikara.

Sebelum shalat digelar, malamnya, umat muslim se Manokwari menggelar takbir keliling. Pantauan lapangan, takbir keliling berjalan lancar dan aman dibawah pengawalan aparat lalu lintas Polres Manokwari.

Secara terpisah, di Kota Sorong, prajurit Komando Resor Militer (Korem) 171/PVT Sorong, melaksanakan sholat Idul Adha bersama warga setempat. Sholat tersebut dipimpin Imam Ustadz Jufriadin sementara Khotib adalah Kepala Kantor Pengadilan Agama Kota Sorong H.M. Wahfir Kosasih. |RIZALDY | OKE ZONE| NASIR