40 peserta asal Papua Barat yang mengikuti program pemagangan teknisi tangguh angkatan III| Foto : Elyas Estrada/ Cahaya Papua

40 peserta asal Papua Barat lolos program pemagangan teknisi tangguh angkatan III

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Sebagai wujud komitmen Tangguh LNG untuk mengembangkan tenaga kerja lokal asal Papua Barat, Selasa (21/3) Tangguh LNG meresmikan dimulainya gelombang ketiga dari Program Pemagangan Teknisi Tangguh (Tangguh Technician Apprentice Programme). 

Setelah melalui proses yang ketat, dari 1.000 orang lulusan SMA sederajat yang mengikuti rangkaian seleksi sejak Oktober 2017 lalu, terpilih sebanyak 40 peserta, dimana 50 persen di antaranya adalah perempuan berasal dari Teluk Bintuni, Fakfak, Sorong dan Manokwari.

Setelah dinyatakan lulus, mereka akan mengikuti program pendidikan selama tiga tahun dengan pelatihan teknis yang komprehensif di Fasilitas Pelatihan Minyak dan Gas Petrotekno di Ciloto, Jawa Barat.

“Program Pemagangan Teknisi Tangguh LNG ini menunjukkan usaha nyata untuk memenuhi komitmen AMDAL dengan 85 persen tenaga kerja asal Papua di Tangguh LNG pada tahun 2029. Program ini akan menempa mereka untuk menjadi teknisi andal dengan sertifikat berstandar internasional dan siap untuk bekerja baik di kilang Tangguh LNG maupun proyek migas lain,” ujar Dharmawan Samsu, head of country BP Indonesia, dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, kemarin.

Disebutkan, peserta angkatan ketiga akan bergabung dengan peserta dari dua gelombang sebelumnya dan menjalani program intensif mulai dari pelajaran di kelas, hingga praktek di fasilitas yang menyerupai kondisi kilang Tangguh LNG.

“Melalui program menyeluruh ini, para peserta diharapkan dapat memperoleh ilmu siap pakai dan dapat menyiapkan mereka untuk dapat langsung terjun dalam kegiatan bisnis LNG di Tangguh maupun proyek lainnya,” katanya.

BP merupakan operator Tangguh LNG dan salah satu kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) yang dalam melaksanakan operasinya berada dalam pengawasan dan pengendalian SKK Migas, sebagai wakil pemerintah.|Elyas Estrada/ Arif Triyanto

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: