Kantor Gubernur Papua Barat

40 Sekretaris Kampung Dikumpulkan Belajar Pengarsipan Dokumen

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— 40 sekretaris kampung (sekam) dari Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni dan Wondama, kemarin, dikumpulkan di Manokwari untuk dilatih mengelola arsip kampung.

Badan Perpustakaan Kearsipan dan Dokumentasi Papua Barat menyatakan inti dari kegiatan ini ialah mendorong aparat kampung memahami dan menyadari pentingnya arsip daerah sebagai dokumen negara yang mempunyai nilai sejarah. Pelatihan akan mendorong lahirnya pengelolaa kearsipan yang baik dan profesional.

Direktur Pembinaan Wilayah I Arsip Nasional Republik Indonesia Ameika Hasraf mengatakan, pengarsipan sangat penting dalam suatu SKPD maupun organisasi sebagai bukti daerah.

Arsip juga dapat berguna sebagai bukti keberadaan sebuah kampung yang sewaktu-waktu bisa diakses jika dibutuhkan untuk persoalan hukum seperti sengketa tapal batas wilayah misalnya.

Pengarsipan juga bisa menyasar tokoh-tokoh masyarakat yang berpengaruh di tingkat kampung yang dapat menjadi kunci penyelesaian masalah jika diperlukan.

Kepala Badan Perpustakaan Kearsipan dan Dokumentasi, Bernadus Erari menambahkan pengarsipan dokumen pemerintah secara baik merupakan bukti sejarah yang akan dibutuhkan dimasa depan.

“Sehingga kami harap kegiatan ini dapat mengadaptasikan arsip sebagai bagian vital dalam setiap organisasi atau instansi di setiap kabupaten kota,” ujarnya.

Sejauh ini Badan Perpustakaan Kearsipan dan Dokumentasi Papua Barat, telah mengamankan beberapa dokumen penting yang berkaitan dengan pemerintahan, politik, sejarah, serta peraturan-peraturan daerah. |ADITH SETYAWAN