Kasat Reskrim Polres Manokwari AKP Aries Diego Kakori
Kasat Reskrim Polres Manokwari AKP Aries Diego Kakori

5 Hari Buron, Penikam Vijay Diringkus

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pelaku penikaman Vijay Pauspaus pada Rabu (26/10) di Sanggeng yang berujung bentrok antar warga dengan polisi akhirnya diringkus, Senin (31/10).

Pelaku diketahui berinisial SR (29). Ia dibekuk oleh tim gabungan Polda Papua Barat (PB) dikediamannya di belakang Golkar Jalan Percetakan Sanggeng sekitar pukul 11.00 siang.

SR diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan pemilik warung makan yang menjadi penyebab keributan terjadi Sanggeng.

Kasat Reskrim Polres Manokwari AKP Aries Diego Kakori mengatakan SR dibekuk setelah polisi melakukan penyelidikan sejak Sabtu lalu dari berbagai pihak.

“SR ini kami duga kuat sebagai pelaku yang melakukan penikaman terhadap Vijay. Dan betul setelah dilakukan pemeriksaan awal dia (SR red) mengakui perbuatanya (bahwa dia yang melakukan penikaman),” terang Kakori di ruang kerjanya.

Polisi saat ini masih mencari bukti-bukti lain yang berhubungan dengan perbuatan SR yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita masih mendalami lagi, terutama barang bukti yang digunakan oleh SR untuk melakukan penikaman terhadap korban. Nanti kita akan lakukan pengeledahan rumahnya maupun di tempat lain,” ujar dia.

Dari keterangan awal pemeriksaan tersangka, lanjut Kakori, SR mengaku saat itu korban Vijay sempat dikejar pelaku. Vijay sempat melempar batu ke arah mereka (pelaku red), namun pelaku tetap mengejarnya hingga akhirnya menikam belakang korban.

Penyidik juga sebut Kakori, masih membutuhkan keterangan sejumlah saksi termasuk korban untuk mengetahui secara jelas kasus ini. Sejauh ini kata dia, saksi yang sudah diperiksa ada 4 orang.

“Kita masih butuh waktu untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban, termasuk orang tuanya mengingat kondisi fisik masih lemah . Sementara masih ada tiga saksi lagi yang merupakan teman pelaku, mereka diperiksa setelah kita sama – sama melakukan penggeledahan,” ujarnya.

Dia mengatakan polisi sudah meminta dokter RSUD Manokwari agar melakukan visum terhadap pelaku kendati demikian hasilnya hingga saat ini belum keluar.

Selain SR ia mengaku pihaknya masih memburu pelaku lain yang diduga turut melakukan penghasutan dan pembakaran pada saat itu. Pelaku penghasutan dikejar polisi setelah situasi sudah cukup pulih.

“Terutama penghasutan untuk menyerang suku tertentu serta melakukan pembakaran terhadap fasilitas umum. Kita sudah mengantongi identitas pelaku jadi kita tunggu saja situasi ini sudah cukup pulih baru kita lakukan pemeriksaan,” tutup Kakori. (MAR)

Tinggalkan Balasan