Plt Kadis PPP Kukuh Saptoyudo memberikan penjelasan tentang pemanfaatan Gudang Lumbung Pangan di Distrik Sidey kepada Bupati Bastian Salabai usai gudang tersebut Senin (16/2/2015). | CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

66 Hektar Lahan Tidur di Prafi Manokwari Gagal Tanam

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—-  Optimasi lahan yang menyasar lahan tidur di Kampung Desay, Distrik Prafi lewat dana tugas pembantuan dari direktorat jenderal sarana dan prasarana pertanian (Dirjen PSP) tahun 2014 batal terlaksana.

Alhasil 66 hektar lahan tidur di kampung itu tidak jadi ditanami dengan tanaman pangan yang bermanfaat dan mendatangkan nilai ekonomis bagi masyarakat setempat. Pemkab Manokwari juga terpaksa mengembalikan dana yang telah dikucurkan Kementerian Pertanian  ke Kas Negara.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Manokwari Kukuh Saptoyudo menjelaskan, tahun 2014 lalu, Pemkab Manokwari mendapatkan program optimasi lahan tanaman pangan sebesar 500 hektar dengan anggaran mencapai 1 miliar lebih. Dari 500 hektar itu, 66 hektar yang berada di Kampung Desay gagal terlaksana.

“Tidak bisa terlaksana karena irigasinya masih rusak. Para petani tidak mau menanam karena tidak ada air. Jadi uangnya kita kembalikan ke kas negara, “ kata Kukuh saat memberi laporan pada acara peresmian gudang lumbung pangan pertanian di Kampung Sidey Baru, Distrik Sidey, Senin (16/2/2015).

Adapun tahun 2014 lalu, Pemkab Manokwari mendapatkan 5 kegiatan dari Dirjen PSP. Yakni, pembangunan jaringan irigasi untuk mengairi 300 hektar sawah dengan anggaran 300 juta, optimasi lahan tanaman pangan 500 hektar dengan dana 1 miliar lebih, optimasi lahan hortikultura 10 hektar dengan anggaran 20 juta lebih serta kegiatan SRI 240 hektar dengan dana 480 juta. |ZACK TONU BALA