ilustrasi

70 persen kriminalitas di Manokwari akibat Miras

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Masalah Minuman Keras (Miras) masih menjadi penyebab utama terjadinya kriminalitas di wilayah hukum Polres Manokwari. Polres Manokwari mengakui 70 persen penyumbang aksi kriminalitas tersebut disebabkan pengaruh Miras.

Pernyataan ini diungkapkan Kasat Narkoba Polres Manokwari, Iptu Jamhari kepada Cahaya Papua, diruang kerjanya, Rabu (13/9). Dikatakan, meski pihaknya selalu berupaya maksimal untuk menekan angka kriminalitas di daerah ini, namun faktanya, angka ini masih tinggi dan semuanya bermula dari Miras.

“Pemberantasan peredaran Miras memang jadi prioritas kami. Dan kita harus akui, dari kasus yang menonjol seperti pidana penganiayaan, pengerusakan, dan pembunuhan tidak dipungkiri 70% diakibatkan oleh Miras,” kata dia.

Jamhari menuturkan, peredaran Miras tak hanya menjadi pekerjaan rumah kepolisan. Pasalnya Miras masih menjadi penyebab utama pertikaian yang berujung tindakan kriminal. “Karena itu, warga juga dibutuhkan berperan aktif melaporkan tempat-tempat jual beli Miras ilegal yang hingga kini meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Dia berharap, dengan meningkatnya patroli polisi di wilayah hukum Polres Manokwari, dapat mempersempit ruang gerak peredaran Miras. Selain itu, razia Miras yang beredar tanpa izin, terus digalakkan kepolisian.

“Walaupun tidak menghilangkan secara instan, tapi setidaknya meminimalisir. Karena peredaran Miras tidak bisa langsung dihilangkan begitu saja,” tutup dia. (cr-80) 

 

Tinggalkan Balasan