Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana

80 Persen Data KK Berdasar Nama dan Tempat Tinggal Sudah Terkumpul

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Wilayah Papua Barat menyatakan, telah mendata hampir 80 persen Kepala Keluarga yang tinggal di seluruh kabupaten/kota di Papua Barat dalam program Pendataan Keluarga 2015 yang dimulai Mei lalu.

Kepala BKKBN Papua Barat Charles Brabar, Rabu lalu, mengatakan, 80 persen keluarga yang terdata berjumlah 160.000 KK yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se Papua Barat. Data tersebut saat ini sedang diolah untuk diinput ke sistem data BBKBN RI. Sementara itu, 20 persen data yang belum terkumpul akan diselesaikan pada 2016.

Dikatakan Pendataan Keluarga di wilayah Papua Barat mengalami kendala pengiriman karena sejumlah faktor. “Sehingga kami membentuk tim untuk menjemput data seperti di kabupaten Sorong, Sorong Selatan dan Raja Ampat,” terang Brabar.

BKBBN Papua Barat mendapat tugas untuk mendata 203 ribu KK di seluruh Papua Barat berdasar nama dan tempat tinggal. Data yang telah terkumpul nantinya diinput dalam sistem data online BKKBN RI yang akan digunakan untuk kepentingan perencanaan seluruh sektor pembangunan.

Ia menjelaskan, Presiden Joko Widodo pernah menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan data penduduk yang detail agar bisa merencanakan program pembangunan dengan matang. “Jika pemerintah tak memegang data yang rinci maka bisa terjadi kesenjangan sosial dalam intervensi pembangunan.” |DINA RIANTI