Bimbingan teknis petugas perizinan usaha perikanan se Papua Barat yang diikuti 9 kabupaten di Manokwari kemarin.

9 Utusan DKP Kabupaten Ikut Bimtek Perizinan Usaha Perikanan

MANOKWARI, Cahayapapua.com—– Perizinan merupakan salah satu instrumen pengendalian dalam kegiatan usaha perikanan. Hal ini diharapkan menjaga keberlangsungan usaha perikanan sekaligus kelestarian sumber daya ikan.

Demikian Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Barat Margaretha Renyaan saat menyampaikan sambutan Bimtek perizinan usaha Perikanan di Hotel Centuri Selasa (26/4).

Margaretha mengatakan pembangunan kelautan dan perikanan yang berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat merupakan misi yang sedang didorong untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan.

“Selain itu meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk perikanan agar memelihara daya dukung dan kualitas lingkungan. Hal ini perlu mendapat dukungan semua stekholder dalam rangka mengelolah perikanan dan kelautan,” kata dia.

Margaretha juga mengatakan bahwa perizinan merupakan satu alat pengendalian pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan harus di lakukan secara tertib. “Fungsi perizinan juga penting agar pengendalian dalam rangka menjaga kelestarian sumber daya serta memberi kepastian hukum dalam mengelolah usaha perikanan.

Itu mengingat perizinan merupakan wujud pelayanan publik yang sangat menonjol dalam tata pemerintahan dan relasi antara pemerintah dan warganya.”

Ia menegaskan sejalan dengan itu, jenis perizinan yang perlu diketahui yakni surat izin usaha perikanan yang merupakan izin tertulis yang harus dimiliki perusahan perikanan sebelum melakukan aktivitas usaha produksi.

Selain itu surat izin penangkapan ikan juga harus kantongi setiap kapal perikanan untuk usaha penangkapan ikan dan surat izin kapal pengangkut ikan atau kapal pengumpul dan pengangkut ikan.

Ketua Panitia Bimbingan Teknis Izin Usaha Perikanan Zulkifli Henan mengatakan kegiatan ini di ikuti 9 peserta dari Sembilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten se Papua Barat, yakni Kabupaten Fakfak, Bintuni, Wondama, Manokwari,Kaimana, Kabupaten sorong Raja Ampat dan Manokwari Selatan.

“Kegiatan ini diharapkan meningkatkan mutu dan pengetahuan dalam mekanisme penerbitan perizinan usaha tangkap dan usaha budidaya ikan, adanya integritas data perizinan perikanan di setiap Kabupaten/kota. Agar databese perikanan semakin akurat, akuntabel dan berkualitas.” (MAR)

Tinggalkan Balasan