Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi resmi melantik empat caretaker, yakni penjabat Bupati Sorong Selatan, Raja Ampat, Kaimana dan Teluk Bintuni, yang menggantikan bupati yang telah habis masa jabatannya. |Foto : RIZALDY|CAHAYA PAPUA

GUBERNUR LANTIK CARETAKER BUPATI SORSEL, RAJA AMPAT, KAIMANA DAN BINTUNI

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.comGubernur Papua Barat, Abraham O. Atururi, Kamis (26/11/2015) resmi melantik penjabat Bupati Sorong Selatan, Raja Ampat, Kaimana dan Teluk Bintuni, menggantikan bupati dari empat kabupaten tersebut yang telah habis masa jabatannya.

Gubernur Bram, biasa ia disapa, dalam sambutannya mengatakan, sesuai UU No 8 tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah, maka Provinsi Papua Barat pada tahun ini akan menggelar pemilihan kepala daerah serentak pada 9 Desember mendatang di 9 kabupaten.

Ia merincikan nama-nama kabupaten di Provinsi Papua Barat yang akan menggelar pesta demokrasi lima tahunan ini, yakni Kabupaten Sorong Selatan, Raja Ampat, Kaimana, Teluk Bintuni, Fakfak, Teluk Wondama, Manokwari, Manokwari Selatan dan Kabupaten Pegunungan Arfak.

Lanjut Bram, dari ke 9 kabupaten yang akan menggelar pilkada serentak pada 9 Desember mendatang itu, masa akhir tugas dari para bupati itu, berbeda-beda pula, merujuk pada UU No. 8 Tahun 2015 pasal 201 ayat 9, disebutkan bahwa untuk mengisi kekosongan jabatan bupati/walikota diangkat penjabat bupati/ walikota yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi pratama, sampai dengan pelantikan bupati yang definitif.

Keempat penjabat bupati yang dilantik di geduang Auditorium PKK Arfai adalah Derek Apnir, S.Sos, MM sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Sorong Selatan, Sroyer Elisa, S.Sos sebagai penjabat bupati Kabupaten Raja Ampat, George Yarangga, A.PI, MM sebagai penjabat Bupati Kabupaten Kaimana dan Drs. Ishak L. Halatu, M.Si sebagai Penjabat Bupati Teluk Bintuni.

Keempat bupati dan wakil bupati yang digantikan oleh empat penjabat bupati itu, kata Bram telah berakhir masa jabatan sebagai bupati dan bupati periode 2010-2015, sehingga Menteri Dalam Negeri pada tanggal 19 November 2015 telah menerbitkan Surat Keputusan untuk masing-Masing Nomor : 131.92-5987 tahun 2015, Nomor : 131.92-5981 tahun 2015, Nomor : 131.92-5984 tahun 2015, Nomor : 131.92-6031 tahun 2015 tanggal 23 November 2015.

Pada kesempatan itupulah, Bram menegaskan dua tugas utama penjabat bupati yang akan melaksanakan Pilkada yakni, pertama, menyelenggarakan roda pemerintahan di masing-masing kabupaten. Kedua, memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati yang definitif di masing-masing kabupaten, serta menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Tidak hanya itu, para penjabat bupati yang baru juga ditekankan agar segera melaksanakan 5 agenda utama pemerintahan untuk menunjang persiapan hingga pemilihan bupati dan wakil bupati di kabupaten yang baru dipimpinnya itu.

Pertama, merangkul semua kelompok yang ada di masyarakat. Kedua, mengoptimalkan koordinasi dengan DPRD, partai politik, forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan dalam menjaga stabilitas politik dan pemerintahan di daerah.

Ia berharap keempat penjabat yang telah dilantik itu mampu menjalankan roda pemerintahan daerah agar tetap berjalan. Ia juga meminta kepada para penjabat bupati untuk menjaga netralitas birokrasi dalam proses pilkada.

Hal ketiga yang juga ditekankan yakni, menjaga netralitas PNS dalam pelaksanaan pilkada dan dilarang menggunakan fasilitas dinas atau fasilitas negara yang terkait jabatan untuk kegiatan mendukung salah satu pasangan calon.

Keempat, hindari mengambil kebijakan yang dapat menimbulkan konflik horisontal di masyarakat dan kontraporduktif terhadap tuga-tugas pemerintahan.

Sementara yang kelima, meningkatkan efektivitas anggaran dan mempercepat proses penetapan APBD di masing-masing kabupaten.

Mengakhiri sambutannya, Bram menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdian selama menjabat sebagai bupati, kepada mantan Bupati Sorong Selatan, Drs. Otto Ihalauw dan Samsuddin Anggiluli, SE, mantan Bupati Kabupaten Raja Ampat, Drs. Marcus Wanma, M.Si dan Drs. Indah Arfan, mantan Bupati Kabupaten Kaimana, Drs. Matias Mairuma dan Burhanuddin Ombair, S.Sos dan mantan Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, drg. Alfons Manibuy dan Drs. H. Akuba Kaitam (Alm).

Ia meminta masyarakat di empat kabupaten yang dijabat caretaker bupati agar dapat menerima dan mendukung agenda kerja penjabat bupati yang baru dilantik, agar dapat mempersiapkan pemilihan bupati dan wakil bupati di masing-masing kabupaten.|RIZALDY|EDITOR : BUSTAM