logo PKK

Ketua Tim PKK Harap Kampung Guintuy Jadi Kampung Percontohan

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com-Tim Penggerak PKK Kabupaten Manokwari, Selasa (1/12/2015) secara resmi menutup rangkaian kegiatan organisasi tersebut di Kampung Guintui, Distrik Warmare.

Kampung yang dijadikan salah satu kampung binaanya itu sebelumnya menggelar beberapa kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Manokwari, diantaranya kegiatan sosialisasi, pembuatan kue dan masak, membuat kebun percontohan, pembuatan pagar, serta pengecatan balai kampung.

Ketua Tim Penggerak PKK Manokwari, Ny.Agustina Salabai dalam sambutannya mengatakan, kegiatan-kegiatan yang dilakukan kiranya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampung tersebut, dengan memanfaatkan ketrampilan-ketrampilan yang telah diajarkan oleh PKK.

“Kami harapkan nantinya apa yang sudah didapatkan dan diajarkan dapat terus dilatih, sehingga berguna bagi masyarakat disini,”ucapnya.

Dia juga berpesan, agar masyarakat Guintui terus menjaga keharmonisannya dengan masyarakat lainnya, terutama saling menghargai antar umat beragama dan menjaga keamanan bersama.

Dirinya juga menegaskan dalam kunjungannya jangan disalah artikan terutama terkait masalah Pilkada.Karena kunjungannyamurni untuk menutup semua rangkaian kegiatan yang pernah dibuat PKK di kampung itu.

Dirinya berharap Ketua Tim PKK Kampung beserta kepengurusannya dapat terus mempelajari hal-hal yang sudah di berikan oleh PKK Manokwari.Karena hal tersebut juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Tim PKK Manokwari juga memberikan bantuan satu unit Mesin Pemotong Rumput serta satu set Pakaian Olahraga, yang secara simbolis diserahkan Ketua Tim Penggerak PKK Manokwari beserta Ketua Pokja IV PKK Manokwari.

Selain itu, Sekretaris Distrik Warmare, Tumiadi menambahkan, apa yang sudah dilakukan Tim Penggerak PKK Manokwari juga wajib dilakukan oleh Ibu-ibu di Kampung Guintui, mengingat semua aspek di kampung tersebut sangat menunjang baik dari segi transportasi, hingga perkebunan.

“Salah satu contoh kita bisa membuat warung hidup di sekitar rumah kita seperti menanam cabe, atau tomat atau sayur-sayuran, sehingga ibu-ibu ini ke pasar hanya membeli pelangkapnya saja,” katanya.

Sehingga kedepannya kampung tersebut bisa lebih maju dan menjadi kampung percontohan bagi kampung-kampung lainnya di Manokwari. |ADITH SETYAWAN|EDITOR : BUSTAM