Penyerahan bantuan dana oleh Kepala Distrik Manokwari Timur, Sarce Meidodga kepada kelompok usaha Mambo Waswar di Arowi I.

Kelompok Usaha dan Rumah Ibadah di Manokwari Timur Terima Bantuan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Pemerintah Distrik Manokwari Timur menyerahkan bantuan uang tunai kepada kelompok-kelompok kerja yang terletak di wilayah Distik Manokwari Timur.

Tahun ini kelompok Rumah Makan Mambo Waswar dan satu rumah ibadah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Distrik Manokwari Timur.

Ketua Kelompok Mambo Waswar, Dorce Awom mengatakan, melalui bantuan tersebut maka semangat kelompok yang beranggota 10 orang tersebut dapat semakin meningkatkan karya-karyanya.

“Bantuan ini kami akan koordinasikan bersama untuk membahas penggunaan anggaran tersebut, apakah untuk membuat karya baru dari kerajinan tangan atau digunakan untuk usaha rumah Makan kami,”ucapnya siang kemarin

Dirinya juga mengatakan, mengingat sebagian besar anggotanya adalah ibu rumah tangga, maka bantuan tersebut akan digunakan sesuai peruntukan, agar dapat berguna bagi penghasilan kelompok serta membantu perekonomian anggotanya.

Dorce berharap bantuan tersebut terus berlanjut, karena sangat membantu masyarakat. “Kalau bisa pemerintah daerah bisa melihat kami yang sudah dibentuk kelompok-kelompok usaha, karena masih banyak kekurangan dalam usaha kami yang tergolong usaha kecil,” harapnya.

Terpisah Kepala Distrik Manokwari Timur, Sarce Meidodga mengatakan, bantuan tersebut terdapat dalam DPA Distrik Manokwari Timur, yang diperuntukan untuk kegiatan-kegiatan usaha serta kegiatan keagamaan.

“Rumah ibadah sudah kami bantu dan untuk usaha juga, karena yang kami utamakan itu adalah untuk usaha yang sedang berjalan,”jelasnya.

Hal tersebut juga bagian dalam pemanfaatan dana yang minim, namun bisa dimaksimalkan, sehingga usaha-usaha yang dinilai terus eksis dan mau berjalan akan mendapatkan bantuan.

“Jadi kegiatan ibu-ibu yang kami lihat sedang berjalan akan kami bantu, meskipun bantuan kami tidak besar yakni setiap kegiatan kami bantu senilai Rp 2 juta, baik itu sifatnya usaha atau keagamaan,” tuturnya. |ADITH SETYAWAN|EDITOR : BUSTAM