Ilustrasi. | Kompasiana

PILKADA: Manokwari Barat dan Distrik Perbatasan Jadi Perhatian Polisi

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Manokwari Barat mendapatkan perhatian penuh dalam pengamanan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang. Mengingat jumlah penduduk distrik ini cukup banyak, yang sangat rawan konflik. Sehingga menjadi perhatian penuh aparat kepolisian.

Selain Distrik Manokwari Barat, distrik dan kampung yang berbatasan langsung dengan kabupaten lainnya juga menjadi perhatian polisi.

Wakil Kepala Kepolisian Polres Manokwari Kompol Fredrickus WA Maclarimboen mengatakan, Kabupaten Manokwari memiliki karakteristik masyarakat homogen, sehingga diposisikan sebagai kabupaten peringkat pertama rawan konflik di banding 2 kabupaten lainnya yakni Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak.

“Yang paling dominan di Distrik Manokwari Barat dan distrik perbatasan ini menjadi perhatian. Sehingga nantinya satu TPS kita tempatkan dua personil. Berarti TPS tersebut ada indikasi potensi rawan konflik,” ucapnya.

“Untuk pengamanan Manokwari nanti kami akan di bantu oleh 2 plenton Brimob serta satu Kompi dari Polda Papua Barat,” sambungnya.

Selain akan memantau ditiap TPS, personil kepolisian juga bertugas mengawal surat suara yang dihitung di TPS dan yang nantinya di hitung ulang di KPU.

Untuk distrik perbatasan antar Kabupaten, pihak kepolisian akan memberlakukan penyekatan akses jalan penghubung antara kabupaten, yang dimulai sejak pukul 6 pagi hingga 2 siang. |ADITH SETYAWAN|EDITOR : BUSTAM

Tinggalkan Balasan