Ilustrasi. Int

BAWASLU: TIDAK BENAR PILKADA RAJA AMPAT DITUNDA

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com Ketua Badan Pengawas Pemilu Papua Barat Alfredo Ngamelubun membantah pernyataan yang menyebut Pilkada Raja Ampat ditunda seperti yang dirilis media massa nasional beberapa jam yang lalu.

“Tidak benar, Pilkada di Kabupaten Raja Ampat tetap berjalan,” kata Alfredo melalui hubungan telepon di Manokwari, Rabu sore, 9 November 2015.

Alfredo menerangkan bahwa satu hari sebelumnya, Selasa (8/12), Penjabat Bupati Raja Ampat, KPU dan Panwaslu Raja Ampat memang melakukan rapat evaluasi.

Dalam rapat itu sempat ada usulan untuk penambahan surat suara di sejumlah Tempat Pemunggutan Suara. Usulan tersebut menurut Alfredo bisa diterima Panwaslu setempat dengan syarat pada daerah tersebut memang benar-benar ada pemilih yang belum terdaftar.

Namun dalam perkembangan rapat, Panwaslu menolak penambahan karena menurut data mereka jumlah surat suara sudah sesuai dengan pemilih pada TPS dimaksud. “Dan masalah itu sudah clear (selesai), “ tegas Alfredo dari balik telepon. Alfredo mengatakan saat ini pemungutan suara di Raja Ampat sudah selesai dan sedang dalam tahap perhitungan.

Sebelumnya media massa nasional, merilis informasi yang menyatakan Pilkada Raja Ampat ditunda. Penjabat daerah setempat disebut menunda Pilkada karena persoalan pemilih pada sejumlah TPS.

Secara terpisah, peneliti Perkumpulan Pemilu untuk Demokrasi (Perludem), Kholilullah menyatakan, Pilkada tidak bisa ditunda oleh penjabat bupati maupun atau pihak eksekutif. “Penyelanggaraan Pilkada itu merupakan ranah KPU,” kata Kholil melalui sambungan telepon. |DUMA SANDA

Tinggalkan Balasan