ilustrasi-kebakaran

Tiga Unit Rumah Rata dengan Tanah, Petugas Pemadam Alpa

TEMINABUAN, CAHAYAPAPUA.com —- Tiga unit rumah yang terletak berdekatan di kompleks perumahan guru SMA Negeri 1 Teminabuan, Sorong Selatan, hangus terbakar pada Jumat (11/12) malam, sekitar pukul 20.00 WIT. Kebakaran diduga akibat arus korsleting listrik.

Saksi mata yang juga anak pemilik rumah pertama yang terbakar, Andi, mengatakan, kebakaran terjadi beberapa saat setelah dirinya menaikkan saklar lampu rumahnya akibat padamnya listrik di wilayah tersebut.

“Saat saya menaikan sekering listrik tiba-tiba keluar bunyi meledak dari dalam rumah dan langsung mengeluarkan api. Seketika itu juga, api langsung membesar dan merambat ke rumah lain di samping kiri dan kanan,” ujarnya kepada Kasat Reskrim Polres Sorsel IPTU Walman Simalango sesaat setelah kejadian.

Saat api membesar, rumah yang berada di sebelah kanan sedang ditinggal pergi oleh pemiliknya. Sedangkan pemilik rumah yang berada di samping kiri langsung panik. Takut api menjalar, mereka segera mengevakusi perabotan serta harta bendanya untuk diselamatkan dengan dibantu para warga.

Warga yang datang ke lokasi kejadian kebakaran berusaha untuk memadamkan api dengan alat seadanya, tetapi upaya warga sia-sia karena api sudah membesar yang dengan mudah membakar dinding dan lantai rumah yang terbuat dari papan. Gotong royong tersebut juga tidak membuahkan hasil karena kesulitan mendapatkan air di sekitar lokasi.

Warga mengatakan telah menghubungi petugas pemadam kebakaran agar datang ke lokasi kejadian untuk memadamkan api, tapi hingga api meratakan tiga rumah tersebut petugas tak terlihat alias alpa.

Sementara aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian 11 menit setelah adanya kejadian tidak bisa berbuat banyak karena api sudah membesar dan terus membakar tiga rumah tersebut. Penyebab kebakaran menurut polisi diduga akibat arus pendek pada rumah yang pertama terbakar, milik Amirudin.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Karena di salah satu rumah yang terbakar tersebut memiliki tiga unit mesin foto copy dan kertas HVS, laptop, beberapa unit komputer dan barang berharga lainnya. |NASIR