Kapsul waktu saat menjemput impian para pelajar Manokwari yang tengah berkumpul di SMAN 1 Manokwari

Apa Mimpi Papua Barat Dalam Kapsul Waktu..?

Gubernur Papua Barat Abraham O Atururi Sempat meneteskan Air mata kala ia memasukan tujuh impian dan harapan masyarakat Papua Barat ke dalam Kapsul Waktu yang akan dibuka pada tahun 2085 itu.

“Kita ketahui bersama, kapsul waktu yang bertuliskan mimpi dan harapan anak-anak bangsa rencananya akan dijadikan sebuah monumen yang akan didirikan di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua dan akan dibuka pada 70 tahun yang akan datang,”kata Gubernur Papua Barat, Abraham O Atururi.

Ia berharap semua mimpi itu dapat diwujudkan, menurutnya tak menutup kemungkinann mimpi itu akan terwujud sebelum tahun 2085.

“Kita semua mengharapkan mimpi serta harapan rakyat Indonesia yang tertulis dalam kapsul waktu, dapat kita jadikan sebagai pemacu kerja atau semangat kerja agar semua harapan khususnya masyarakat Papua Barat dapat segera terwujud,”imbuhnya

Ini tujuh mimpi dan harapan, anak-anak Papua Barat antara lain :

• Kami anak bangsa dari Provinsi Papua Barat bermimpi dan berharap 70 tahun sampai dengan tahun 2085, masyarakat Papua Barat dapat hidup penuh dengan damai, cinta kasih serta saling menghargai tanpa kekerasan, intimidasi, teror dengan menanggalkan kepetingan suku, agama, ras, dan antar golongan.
• Kami anak bangsa dari Provinsi Papua Barat bermimpi dan berharap 70 tahun sampai dengan tahun 2085, terciptanya kemajuan dalam transportasi Publik yang lebih baik dan modern agar seluruh wilayah tanah Papua, khususnya Papua Barat terhubung dengan baik melalui transportasi darat, laut dan udara .
• Kami anak bangsa dari Provinsi Papua Barat bermimpi dan berharap 70 tahun sampai dengan tahun 2085, seluruh masyarakat papua barat dapat menikmati kesejahteraan hidup dalam kemandirian dan tidak lagi hidup dalam kemiskinan .
• Kami anak bangsa dari provinsi Papua Barat bermimpi dan berharap 70 tahun sampai dengan tahun 2085, pendidikan di tanah papua, khususnya Papua Barat menghasilkan lulusan yang memiliki karakter kepemimpinan yang unggul dalam pengetahuan dan teknologi, serta berperilaku yang baik. diharapkan pula pendidikan tinggi di Papua Barat telah setara dengan standar atau level pendidikan Internasional, dimana paling kurang tiga bahasa asing digunakan dalam dunia pendidikan setara internasional.
• Kami Anak Bangsa dari Provinsi Papua Barat Bermimpi dan Berharap 70 Tahun sampai dengan Tahun 2085, Suku Bangsa Papua yang merupakan Suku Asli Papua serta, kebudyaan masih tetap Ada dan Tidak Punah, Demikian Pula Provinsi konservasi yang telah dicanangkan oleh pemerintah Provinsi Papua Barat tanggal 17 oktober 2015 tetap eksis, terjaga dan dilestarikan, sehingga burung Cendrawasi, Oenyu, Kasuari, Mambruk dan Biota Laut Lainnya serta Hutan-hutan yang ada menjadi Paru-Paru bumi tetap terjada dan dilestarikan.
• Kami anak bangsa dari Provinsi Papua Barat bermimpi dan berharap 70 tahun Sampai dengan tahun 2085, masyarakat Papua Barat sehat dan bebas dari narkoba dan sejenisnya, minuman keras dan sejenisnya, penyakit endemis dan penyakit menular lainnya seperti HIV/AIDS, sehingga usai harapan hidup masyarakat di Provinsi Papua Barat semakin lama diatas 70 tahun.
• Kami anak bangsa dari Provinsi Papua Barat bermimpi dan berharap 70 tahun sampai dengan tahun 2085, masyarakat Papua terbebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, dan penegakan hukum yang dilaksanakan tanpa diskriminasi, sehingga pembangunan dapat dilaksanakan merata dan adil serta dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Provinsi Papua Barat.

Sungguh mengaharukan, setiap poin mimpi itu dibacakan secara bergantian oleh perwakilan, dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Mahasiswa, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatangan oleh Gubernur Papua Barat, sebelum catatan mimpi itu dimasukan dalam kapsul waktu.

Sebelumnya kapsul waktu tersebut sudah mengelilingi ujung Indonesia yakni Sabang di Pulau Sumatera, dilanjutkan ke Pulau Kalimantan, Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan saat ini tiba di Papua Barat.

Direncanakan Kapsul Waktu tersebut akan diberangkatkan pada hari ini menuju Provinsi Papua dan akan berakhir di Kabupaten Merauke. |ADITH SETYAWAN | EDITOR : TOYIBAN