Kapolres-Manokwari-AKBP-Johnny-Edizon-Isir-S.IK

Kapolres Janji Bawa Kasus Kerney dan Binerau ke Pengadilan

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Kepolisian Resor Manokwari memberi jaminan akan menangani kasus kecurangan Pilkada di kampung Kerney dan Binerau secara profesional.

Polres bersama Panwaslu dan Kejaksaan merupakan unsur yang saling bekerjasama dalam Gakumdu Pilkada yang bertugas mengungkap pelanggaran Pilkada.

Kapolres Manokwari Ajun Komisaris Besar Polisi Johhny Eddizon Isir menjanjikan bahwa keseriusan pihak Gakumdu dalam kasus Kerney dan Binerau akan berlanjut hingga pengadilan.

“Khusus pelanggaran yang ada di Kerney dan Binerau kita akan proses secara serius. Kita akan bawa ke pengadilan,” kata kapolres sore kemarin.

Kapolres mengatakan dengan sampainya kasus tersebut di pengadilan merupakan wujud komitmen kepolisian bersama Gakumdu.

“Itu merupakan komitmen, sehingga hal tersebut jangan disalahartikan. Kita tidak menghukum masyarakat tapi bagaimana masyarakat bisa diajar dan bisa mengambil hikmah dari kasus tersebut,” ujar kapolres.

Kapolres mengatakan kasus tersebut merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak orang lain karena yang dikategorikan sebagai pencurian suara.

“Dengan kasus ini kami harap ditahun-tahun akan datang di Manokwari masyarakat bisa lebih dewasa lagi dan itu akan menjadi indikator keberhasilan ke depan,” kata kapolres.

Sebelumnya di TPS 01 Kampung Kerney Distrik Masni terjadi pencoblosan suara sebelum Pilkada dilakukan. Polisi telah menetapkan SM, tokoh masyarakat kampung tersebut sebagai tersangka.

Untuk Kampung Binerau Wosi Dalam, pihak Kepolisian menjerat 3 orang mahasiswa berinisial M, S dan B dengan Undang-Undang Pilkada serta Pidana Umum. |ADITH SETYAWAN