Sosialisasi Per KPK 07/2017 dan demo aplikasi e- LHKPN se Provinsi Papua Barat, Selasa kemarin.

Ada apa KPK datangi Kantor DPR Papua Barat 

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, Selasa (17/10/2017)  kemarin, mendatangi kantor sekretariat DPR Papua Barat. Kehadiran KPK itu mengundang tanya, karena langsung menemui ketua DPR PB.

Ketua DPR PB, Pieter Kondjol saat dikonfirmasi wartawan, mengatakan, tujuan KPK mendatangi kantornya untuk mensosialisasikan pengisian harta kekayaan Pejabat Negara kepada seluruh ketua dan Sekwan DPRD Kabupaten/Kota se Papua Barat.

“Ada sosialisasi peraturan KPK Nomor 7 Tahun 2017 tentang pengisian laporan harta kekayaan penyelenggara negara oleh Deputi Bidang Pencegahan KPK,” ungkap Ketua DPR PB.

Dijelaskan bahwa pengisian laporan harta kekayaan penyelenggara negara sebelumnya di isi secara manual, oleh sebab itu tujuan sosialisasi ini untuk mengalihkan pengisian secara manual ke elektronik (E-LHKPN).

“Sosialisasi ini bertujuan agar mempermudah laporan harta kekayaan pejabat di Daerah. Pelatihan ini terutama kepada para staf yang mengelolah IT,” katanya.

Diakui meskipun sedikit, namun ada beberapa Anggota DPR PB yang sudah melaporkan harta kekayaan.Untuk pelaporan harta kekayaan pejabat di Papua Barat terbilang rendah, hanya sekitar beberapa persen.

“Jumlahnya sekitar 26 persen untuk keseluruhan pejabat di Papua Barat yang melaporkan harta kekayaan ke KPK. Tapi kalau di eksekutif dan yudikatif sudah banyak yang melaporkan,” tandasnya. (mar)

Tinggalkan Balasan