Nelson Mandela

Afrika Selatan Peringati Kematian Mandela

“Madiba adalah sosok karismatik, pemberani, orang biasa, orang aristokrat, ia seorang demokrat dengan sentuhan autokrat.”

AFRIKA Selatan memperingati satu tahun kematian mantan Presiden Nelson Mandela dengan berbagai acara, termasuk doa lintas agama.

Acara utama digelar di Pretoria, Jumat (05/12) dengan meletakkan karangan bunga di depan patung Mandela. Di antara yang hadir dalam acara itu adalah janda Mandela, Graca Machel.

Ia mengatakan setiap orang mestinya meneruskan warisan Mandela.

“Warisan Mandela besar sekali. Ini mencakup semua orang, tidak hanya dalam keluarga kami, bangsa kami, benua kami, di dunia,” katanya.

Rekan seperjuangan Nelson Mandela, Ahmed Kathrada, juga menyampaikan pidato dalam acara mengenang Mandela atau akrab dikenal dengan nama Madiba.

“Madiba adalah sosok karismatik, pemberani, orang biasa, orang aristokrat, ia seorang demokrat dengan sentuhan autokrat,” tutur Kathrada yang pernah mendekam di penjara bersama Mandela semasa pemerintahan aparthied di Afrika Selatan.

Peringatan satu tahun kematian Mandela diisi dengan sirine dan terompet vuvuzela yang dibunyikan serentak selama tiga menit tujuh detik di seluruh Afrika Selatan. Ini dilanjutkan dengan mengheningkan cipta selama tiga menit.

Nelson Mandela dimakamkan di Desa Qunu, 10 hari setelah meninggal di Johannesburg pada tanggal 5 Desember 2013 dalam usia 95 tahun. |SUMBER: CNN INDONESIA

EDITOR: PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG

Tinggalkan Balasan