Konferensi III PWI Provinsi Papua Barat.

Akhirnya, PWI Papua Barat punya nahkoda

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Jumat (26/1) kemarin, merupakan hari bersejarah bagi kalangan pers, khususnya yang berhimpun dalam wadah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat.

Bustam yang merupakan redaktur Harian Umum Cahaya Papua,  secara aklamasi terpilih sebagai Ketua PWI Papua Barat periode 2018 – 2023 dalam Konferensi III PWI Provinsi Papua Barat di auditorium LPP RRI Manokwari.

Bustam menjadi calon tunggal setelah calon lainnya tidak memenuhi syarat untuk menjadi ketua. Roy Sibarani, pemimpin Tabura Pos yang diinformasikan  akan maju dalam konferensi tidak memenuhi persyaratan sesuai yang diatur dalam AD/ART dan memutuskan untuk mengundurkan diri dari pencalonan.

Setelah terpilih, Bustam yang sebelumnya adalah Plt PWI Papua Barat, menyatakan siap membawa organisasi wartawan ini kearah yang lebih baik sesuai tema konferense “Bangun Soliditas Pers Papua Barat”.

Dia juga berjanji akan fokus mengabdi untuk PWI dengan berdomisili di Manokwari, ibu kota Papua Barat. “Target saya semua anggota PWI lulus Uji Kompetensi Wartawan. Ini yang paling penting, termasuk proses pengurusan kartu anggota PWI di kabupaten/kota Papua Barat,” ujar Bustam di hadapan puluhan pemegang hak suara.

Konferensi PWI Papua Barat ini dibuka oleh Gubernur Papua Barat yang diwakili Kabiro Humas, Yohanes Nauw. Hadir Ketua Bidang Daerah PWI Pusat, Atal Depari, Sekda Manokwari, FM Lalenoh, Asisten I Setda Mansel, Hengky Tewu, manager LPP RRI Manokwari dan para undangan.

Atal Depari manyampaikan terimakasih kepada anggota PWI Papua Barat  dan panitia lokal ketika berbicara mewakili PWI Pusat, yang sudah bekerja keras menyukseskan agenda tersebut.

“Terimakasih saya sampaikan pula kepada peserta dari kabupaten/ kota  yang secara bersama – sama menjaga kondusifnya konferensi ini,” ucapnya. (*)

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: