Pencarian Korban Hilang akibat diterjang ombak di Pantai Petrus Kaviar, Distrik Manokwari Utara

Akhirnya, Ronaldo Mandacan Ditemukan Mengapung di Laut

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Setelah melakukan pencaraian selama dua hari, Ronaldo Mandacan (18 tahun) akhirnya ditemukan tewas mengapung di sekitar Pantai Petrus Kaviar – Amban, Selasa (21/3), sekitar pukul 16.00 WIT.

Korban ditemukan oleh nelayan, Yankeliopas Rumbrawer (54) dan Meky Mandacan (34). Saat itu kondisi badan korban sudah kembung dan mengeluarkan bau menyengat.

Jasad korban kemudian di bawa ke pantai untuk kemudian diserahkan kepada Tim Basarnas.  Oleh Basarnas, jasad korban lalu dibawa ke RSUD Manokwari untuk di visum.

Ronaldo Madacan diketahui berdomisili di Kampung Anggori. Kesehariannya pemuda tanggung ini berprofesi sebagai pengojek. Dia (korban) dinyatakan hilang sejak Minggu (19/3) lalu, sekitar pukul 16.00 WIT, bersama empat rekannya berenang di Pantai Petrus Kaviar.

Anthon Ibori, (30), rekan korban terlebih dahulu ditemukan warga telah tewas di pantai tersebut. Sementara tiga rekan lainnya Faldi Rahwarin (21) tercatat sebagai mahasiswa UNIPA, Riko May (17) pelajar SMA Santo Paulus dan Beny Rumsano (12), pelajar yang juga berdomisi di  Kampung Anggori, selamat dari gulungan ombak. Ketiganya kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Manokwari.

Kasi Ops Basarnas Manokwari, Samuel, Selasa (21/3) mengatakan, pencairan korban dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Papua Barat, TNI AL, Polair Polres Manokwari, Orari dan masyarakat, sejak Minggu (19/3) lalu.

Ditemukannya Ronaldo Mandacan, membuat pencairan korban di Pantai Petrus Kaviar – Amban, Selasa kemarin, resmi ditutup. (ONE)

Leave a Reply

%d bloggers like this: