Kepala Divisi Formalitas, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Didik S. Setyadi.

Alasan SKK Migas tempatkan kantornya di Kota Sorong

MANOKWARI, Cahayapapua.com— SKK Migas mengklaim keberadaan kantor perwakilannya di Kota Sorong sejauh ini cukup efisien, sebab kantor perwakilan tersebut bukan hanya membawahi wilayah Papua Barat, tetapi juga mencakup Maluku dan wilayah Papua.

Hal ini disampaikan Head Of Formalities Division SKK Migas Didik S Setyadi saat dihubungi Cahaya Papua Selasa (29/8).

Soal pemindahan kantor perwakilan SKK Migas di Manokwari, jelas dia, itu perlu dilakukan pembahasan secara menyeluruh, bukan hanya sekedar dilakukan pemindahan kantor perwakilan karena kota Manokwari merupakan ibukota Papua Barat.

“Kalau skopnya hanya Papua dan Papua Barat saja, mungkin itu mudah ya. Tapi kantor perwakilan di kota Sorong inikan skopnya Papua Maluku dan Papua Barat,” terangnya.

Menurut dia, jika ditempatkan di Manokwari kemudian ada permintaan dari masing-masing daerah lain, maka hal itu tentu akan menjadi repot bagi SKK Migas. “Sejauh ini penempatan kantor perwakilan di Sorong sudah efektif. Tapi kalau ada permintaan untuk dipindahkan ke Manokwari itu akan dipikirkan,” tukasnya.

Sebelumnya Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani meminta agar kantor perwakilan SKK Migas mesti berada di ibukota Papua Barat, Manokwari. (mar)

Leave a Reply

%d bloggers like this: