dr. Triyanto, dokter ahli bedah dan dr. Noviani, dokter radiologi

Alat Radiologi di RSU Bintuni Cukup Canggih

BINTUNI, CAHAYAPAPUA.com– Direktur Rumah Sakit Umum Bintuni, dr. Eka Widya Suraji mengungkapkan bahwa saat ini rumah sakit telah memiliki dokter radiologi. Meskipun diakui tenaga dokter radiologi yang ada masih bersifat paruh waktu atau part time, yaitu hanya berdinas sepuluh hari di Rumah sakit Bintuni per tiga bulan.

Meskipun demikian, dikatakan dokter radiologi bersedia menerima konsultasi yang dikirim via email sebagai bahan rujukan atau referensi rumah sakit.Kondisi ini dibenarkan dr. Noviani, selaku dokter radiologi yang baru beberapa minggu tugas di rumah sakit Bintuni. Selain di Bintuni, dikatakan dirinya juga masih aktif bertugas di RSUD Manokwari.

Terkait peralatan radiologi atau yang lebih dikenal alat rontgen, menurutnya peralatan yang dimiliki rumah sakit umum Bintuni lebih canggih karena sudah menggunakan sistem digital.“Salah satu alasan menerima tawaran adalah Bintuni punya alat rontgen yang canggih, karena sudah memakai sistem digital. Dengan alat digital banyak pemeriksaan yang bisa dilakukan,” akunya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Diakui alat rontgen yang dimiliki RSU Bintuni lebih canggih sehingga hasil yang diperoleh lebih baik dan lebih jelas. “Dengan adanya sistem digital ini kita berani melakukan pemeriksaan dengan media kontras,” jelasnya.

Diterangkan bahwa fungsi radiologi adalah sebagai pemeriksaan penunjang untuk menegakan diagnosis. Sehingga dapat membantu para klinisi untuk menegakkan diagnosis. “Misalnya kalau dari ananesa dan pemeriksaan fisik tidak tergambarkan dan juga dari pemeriksaan lab masih membingungkan, sehingga membutuhkan rontgen. Jadi radiologi memberikan informasi tambahan supaya diagnosanya setepat mungkin,” terangnya.

Dikatakan saat ini tenaga di ruang radiologi sebanyak tiga orang tenaga radiografer ditambah satu tenaga administrasi. Sementara jumlah pasien yang datang untuk radiologi di rumah sakit Bintuni sekitar 15 hingga 20 pasien per hari. Sementara untuk USG bagi ibu hamil sekitar 5 hingga 6 pasien per hari. “Untuk daerah seperti Bintuni jumlah pasien tersebut sudah termasuk banyak. Bahkan jumlahnya beda tipis dengan Manokwari,” akunya.

Dengan tersedianya tenaga dokter ahli di RSU Bintuni, Ia berharap agar masyarakat semakin percaya dan yakin untuk berobat di rumah sakit. Karena menurutnya pelayanan kesehatan di rumah sakit Bintuni sudah semakin baik.

“Saya harap masyarakat percaya untuk berobat di rumah sakit Bintuni, jangan ragu lagi karena dokter ahlinya sudah ada. Kami dari pemeriksaan penunjang siap membantu untuk menegakkan diagnosi. Jadi jangan samapai jauh-jauh dirujuk tanpa tahu penyakitnya apa. Jadi berkunjunglah dulu kesini (rumah sakit, red.),” tutupnya. |ARI MURTI