Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Alfredo Ngamelubun

Alfredo: Perang Spanduk dan Baligo Bukan Pelanggaran

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Perang citra. Mungkin itulah kesan yang muncul saat warga menatap sejumlah sudut kota di Papua Barat yang dijejali spanduk dan baligo milik pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat. Dalam perspektif Bawaslu Papua Barat, fenomena itu hanyalah pengakuan sepihak masing-masing kubu.

Ketua Bawaslu Papua Barat, Alfredo Ngamelubun mengatakan, pemerintah sebenarnya bisa saja menertibkan alat peraga itu sebab, Pilgub Papua Barat belum masuk tahap penetapan calon.

“Itu wewenang Pemerintah Daerah menyangkut penertiban kota. Urusanya dengan satuan polisi pamong praja,” katanya kemarin.

Alfredo sendiri menilai bahwa perang alat pencitraan dan sosialisasi itu belum dapat dikategorikan sebagai pelanggaran. Namun itu hanya pengakuan sepihak. “Mereka mengaku-ngaku sebagai calon,” ujarnya lagi.

Meski fenomena itu menjadi perhatian khusus, tapi dalam perspektif Bawaslu, yang substasial saat ini adalah soal koordinasi. Misalnya menyangkut data kependudukan. “Dengan adanya kordinasi kekurangan yang ada bisa diatasi. Sebut misalnya masalah data penduduk. Berkordinasi dengan dinas kependudukan misalnya membuat KPU memperoleh data pemilih yang valid,” tuturnya. (MAR)

Tinggalkan Balasan