Kegiatan peningkatan kesegaran jasmani bagi anggota KORPRI di lapangan upacara kantor Gubernur Papua Barat. Anggota Korpri Papua Barat didorong untuk menerapkan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Anggota Korpri Harus Jaga Pola Hidup Sehat

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Sekretariat Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Papua Barat, Jumat pagi, (1/4/2016) menggelar kegiatan peningkatan kesegaran jasmani bagi anggotanya di lapangan upacara kantor Gubernur Papua Barat.

Gubernur Papua Barat dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat, Nataniel D Mandacan mengajak anggota Korpri agar senantiasa menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh dengan menjaga pola hidup sehat.

Nataniel mengatakan, sebagai abdi negara dan aparatur pemerintah anggota Korpri dituntut bekerja secara profesional, cerdas dan cekatan. Namun tuntutan itu juga harus dibarengi dengan menjaga pola hidup sehat.

“Untuk menjadi sehat dan terpenuhinya pelayanan kesehatan sebagai suatu kebutuhan yang wajib dipenuhi maka, maka anggota Korpri harus bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk memastikan kondisi tubuhnya tetap prima,” jelas Nataniel.

Dia menyebut, saat ini telah terjadi perubahan pola penyakit dari pola penyakit infeksi dengan jangka waktu pengobatan yang relatif pendek ke pola penyakit generatif dengan jangka waktu pengobatan yang lama-bahkan dalam waktu yang cukup lama.

Harapan gubernur, kata Nataniel, dengan berperilaku dan pola hidup sehat dengan konsumsi makanan sehat dan begizi secara berimbang, disertai olahraga yang teratur, maka bisa menjadikan kondisi tubuh sehat secara jasmani dan rohani.

Untuk itu, gubernur lanjut Nataniel, mendukung upaya sekretariat Korpri Provinsi Papua Barat, BPJS Kesehatan, BNI Cabang Manokwari dan PMI dalam mensukseskan kegiatan senam kebugaran, pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah.

Pantauan koran ini, para anggota Korpri terlihat antusias mengikuti kegiatan senam kebugaran, pemerikasaan kesehatan gratis dan donor darah.

Hal itu terbukti, dimana anggota Korpri rela menunggu panggilan antrian pemeriksaan kesehatan, dari ratusan orang yang rela antri.

Ternyata petugas medis hanya bisa memberikan layanan pemerikasaan kesehatan gratis kepada 101 orang sesuai ketersediaan bahan identifikasi kesehatan yang disiapkan.

Sementara antusiasme anggota Korpri untuk mendonorkan darahnya juga terbilang cukup tinggi, hal itu terbukti dari target 30 orang pendonor menjadi 60 pendonor.

Tidak hanya itu, layanan pemeriksaan darah lengkap juga tidak luput dari antusiasme para anggota Korpri untuk memeriksakan darahnya secara lengkap untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara menyeluruh. (ICL)

Tinggalkan Balasan