Ilustrasi

Aniaya Maria, Seorang Mahasiswa Jadi Pesakitan

SORONG, Cahayapapua.com— Mahasiswa salah satu perguruan tinggi ternama di Kota Sorong, Dennis Rudolfo Air (22) dihadirkan ke persidangan, Rabu (5/10/2016) lantaran melakukan penganiayaan terhadap Maria Magdalena Kinho.

Terdakwa di dakwa pasal 351 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Penganiayaan yang dilakukan terdakwa terjadi pada Selasa, tanggal 26 Juli 2016 sekitar pukul 02.00 WIT di Pelabuhan Sorong, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Sorong.

Di persidangan kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Imran Misbach, S.H dalam dakwaannya menyebutkan, penganiayaan dilakukan terdakwa Dennis Rudolfo Air dengan cara mengepalkan tangan kiri lalu mengayunkannya satu kali ke wajah korban. Akibat pukulan tersebut, korban langsung terjatuh.

Sebelumnya, korban yang hendak berangkat ke Manokwari diantar oleh saksi Romeo Kilopapa Irun Barru dan saudari Anthoneta Kinho ke Pelabuhan Sorong. Namun, karena sudah larut malam, akhirnya kedua saksi pulang. Seketika itu juga korban yang telah lama menunggu kedatangan kapal berjalan keluar areal pelabuhan lalu bertemu dengan terdakwa.

Dari situlah antara korban dengan terdakwa terjadi komunikasi yang kemudian berlanjut keduanya berboncengan motor menuju Jalan Jenderal Sudirman. Di tengah perjalanan korban sempat menegur terdakwa dikarenakan mengendarai sepeda motor dalam keadaan kencang. Dan sesampainya di pelabuhan, korban lalu menuju loket pelabuhan untuk check in.

Karena handphone milik terdakwa tertinggal di dalam tas korban, dititipkan kepada korban sewaktu jalan bedua dengan motor, korban kembali lagi bertemu terdakwa di parkiran Pelabuhan Sorong mengembalikan handphone terdakwa.

Saat itu terdakwa yang dalam keadaan emosi langsung mengejar dan menarik tangan korban lalu terjadilah penganiayaan.

Setelah mendengar dakwaan jaksa, majelis hakim yang diketuai Gracelyn Manuhuttu, S.H sempat menanyakan kehadiran saksi untuk diperiksa. Akan tetapi saksi yang ditunggu tidak hadir, Hakim Gracelyn menunda persidangan hingga Selasa pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. (NSR)

Tinggalkan Balasan