Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan.

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 Kabupaten Manokwari, tinggal menunggu waktu dari legislatif. Hal ini dikatakan  Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan, Selasa (9/18) kemarin. 

“Materi APBD  2018 sudah kita serahkan sebelum tanggal 31 Desember 2017 lalu ke legislatif. Untuk menjawab kapan penetapan APBD – nya, itu ranahnya DPRD yang akan menjawab. Kita tinggal menunggu waktu saja dari mereka,” kata Bupati Demas.

Disampaikan,  penetapan APBD 2018  penting dilakukan segera untuk menghindari sanksi penundaan penerimaan Dana Alokasi Khusus atau DAK dari Pemerintah Pusat.

Tak hanya itu, keterlambatan penetapan APBD juga bersinggungan dengan penyerapan anggaran serta program kegiatan diatas Rp 500 juta yang dikuatikan berdampak pada proses lelang yang akan memakan waktu.

“Jika kita lambat melakukan penetapan APBD tentu berdampak pada penyerapan anggaran, apalagi proyek diatas Rp 500 juta. Proses lelang itu memakan waktu yang panjang mulai dari persiapan kontrak, pembayaran uang muka, pengawasan kegiatan dan lainnya,” jelas Bupati Demas.

Ia pun berharap, legislatif dapat menyetujui materi APBD yang sudah diserahkan, sehingga dalam waktu dekat bisa ditetapkan. “Kita harus sinergi soal tersebut, sebab setelah ditetapkan DPRD, masih harus dievaluasi oleh provinsi untuk kemudian dikembalikan ke eksekutif dan legislatif untuk menjawab hasil rekomendasi dari Provinsi. Setelahnya baru di cetak DPA,”  urai Bupati Demas terkait mekanisme pemanfaatan APBD.

“Soal ini saya pun sudah koordinasi dengan pimpinan dewan dan serahkan surat dari Menteri Keuangan terkait batas waktu tanggal 31 Desember 2017. Harapan kami pembahasan APBD 2018 segera dilaksanakan,” imbuhnya. (cr-79)

Leave a Reply