Rapat perdana Pemda Bupati Sorsel, Rabu lalu. Pemda Sorsel mengancam akan menjatuhkan sanksi pemecatan kepada ASN yang tak disiplin.

ASN Tak Disiplin Terancam Dipecat

SORSEL, Cahayapapua.com— Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan mulai Senin pekan depan menerapkan aturan kedisiplinan yang “ketat” terhadap Aparatur Sipil Negara di daerah itu mengacu pada instruksi bupati terpilih Samsudin Anggiluli.

Aturan itu akan dimulai dari Sekretariat Daerah (Setda) dan seterusnya ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pemda setempat menyatakan perintah disiplin ASN dimulai dari jam masuk dan keluar kantor tepat waktu, cara berpakaian termasuk pengunaan lencana Korpri dan papan nama.

Pemda menyatakan untuk memastikan kehadiran ASN setempat tepat waktu, portal pintu gerbang kantor bupati akan ditutup setelah jam masuk kantor dan akan hanya dibuka pada jam istrirahat dan pulang kantor.

“Aturan ini sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak ada toleransi. Kalau sesuai aturan harus dipecat, kita akan pecat. Disiplin harus datang dari diri sendiri tidak dipaksakan, ” tegas Samsudin dalam rapat di kantor bupati Sorsel Rabu lalu.

Bupati menyatakan untuk memastikan penegakkan kedisplinan ini ditegakkan, Senin pekan depan seluruh ASN akan diperiksa daftar hadir masuk kantor dan kelengkapan pakaian dinas mereka.

Wakil Bupati Sorsel Marthinus Salamuk menambahkan ASN Sorsel agar berbicara hati-hati sesuai kapasitas mereka dan tidak menggeluarkan pernyataan yang bernada provokasi.

“Bupati Samsudin Anggiluli dan Wabup Marthinus Salamuk merupakan pemimpin Kabupaten Sorsel yang sah. Pilkada sudah selesai jadi saatnya kita konsolidasi untuk membangun Kabupaten Sorsel bersama-sama,” ujar Marthinus. (JOS)

Tinggalkan Balasan