Bupati Maybrat, Karel Murafer.

Aspirasi Pemekaran Aitinyo Raya “Stand By” Dulu : Karel Murafer

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Bupati Maybrat Karel Murafer, menyatakan aspirasi untuk memekarkan wilayah Aitinyo Raya menjadi satu daerah Otonom Baru (DOB) terpisah dari calon Kabupaten Maybrat Sau belum dapat dilakukan.

Hal itu dikemukakan Karel Murafer ketika menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) ke-2 DPD Partai Gerindra Provinsi Papua Barat di Manokwari baru-baru ini.

“Maybrat Sau sudah selesai. Aitinyo stand by dulu, karena kalau dikeluarkan daerah bawahan lagi, akan mengganggu (calon kabupaten) Maybrat Sau yang sudah ada di depan pintu,” katanya.

Dia mengatakan, masyarakat harus mendukung pemekaran calon kabupaten Maybrat Sau, sehingga proses pemekaran daerah itu tidak bermasalah lagi dengan syarat administrasi.

“Mabyrat Sau ini hadir dulu baru kita keluarkan yang milik Aitinyo untuk dimekarkan. Satu jadi dulu baru kita mekarkan yang satu lagi. Tidak mungkin dua-dua bisa jalan bersama,” tandasnya.

Calon kabupaten Maybrat Sau merupakan pemekaran wilayah Kabupaten Sorong. Pemekaran wilayah ini diusulkan bersamaan dengan calon kabupaten Malamoi.

Alasan mendasar yang mendorong pemekaran dua calon DOB di wilayah Sorong Raya ini karena rentang kendali pemerintah terutama dibidang transportasi.

Komite I DPD-RI telah menindaklanjuti usulan pemekaran sejumlah wilayah calon DOB beberapa waktu lalu. Antara lain, calon Kabupaten Maybrat Sau, calon Kabupaten Malamoi dan calon Kabupaten Manokwari Barat. |RASYID FATAHUDDIN