Penyematan Tanda Peserta Diklat TOC oleh kaban Diklat Provinsi Papua Barat, Ir. Marthinus Salamala, MS

Badan Diklat Provinsi Papua Barat Gelar Pelatihan TOC

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA,com– Salah satu upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur dalam mengemban tugas atau jabatan birokrasi adalah melalui pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pegawai Negeri Sipil yang berorientasi pada standar kompetensi jabatan yang disesuaikan dengan kebutuhan stake holdernya.

Dan sebagai salah satu faktor untuk mengetahui sejauh mana lembaga diklat mampu mendorong pencapaian peningkatan kualitas SDM Aparatur, maka setiap lembaga diklat harus dilakukan akreditasi.

Akreditasi dinilai penting untuk memotret kondisi lembaga diklat. Unsur penilaian akreditasi lembaga diklat itu meliputi tenaga kediklatan, program diklat dan fasilitas diklat.

Berkaitan dengan itu, sertifikat diklat Training Officer Cource (TOC) bagi penyelenggara diklat merupakan pijakan legalitas yang dapat membantu penyelenggara diklat mampu selenggarakan diklat secara profesional.

Demikian sambutan Gubernur yang dibacakan Kepala Badan Diklat Provinsi Papua Barat, Ir. Marthinus Salamala, MS pada pembukaan Diklat TOC, Senin (9/11) di Kampus Badan DIklat Jalan Trikora Arfai 2 Bumi Andai – Distrik Manokwari Selatan, Manokwari – Papua Barat.

“Sekedar informasi, pertengahan bulan ini ada program MOT atau Management Of Training yang diklat-nya berlangsung di Pusat. Juga tahun depan, kita (Badan Diklat) buat program yang sama bagi aparatur gol III dan II yang berminat,” info Salamala dihadapan peserta diklat TOC.

Sebelumnya, Panitia Penyelenggara Diklat TOC Marthen Bu’nu melaporkan bahwa tujuan umum pelaksanaan diklat ini adalah peserta diharapkan mampu mengelola administrasi penyelenggaraan diklat secara efektif sesuai dengan ketentuan perundang – undangan yang berlaku di daerah masing – masing.

Sementara sasaran diklat TOC kata Marthen, tersedianya sumber daya aparatur yang profesional serta memiliki kemampuan sebagai penyelenggara diklat pada semua Kabupaten/ Kota se Provinsi Papua Barat.

“Sesuai daftar hadir peserta, tercatat 10 Kabupaten/ Kota se Papua Barat yang mengikuti diklat ini, ditambah peserta dari LPMP dan Badan Diklat Provinsi Papua Barat,” rincinya.

Untuk tenaga pengajar lanjut Marthen, dihadirkan widyaiswara dari LAN RI Jakarta, pejabat struktural dari LAN RI Jakarta serta pejabat struktural dari lingkungan Pemprov Papua Barat. “Kegiatan DIklat TOC berlangsung mulai hari ini (kemarin,red) dan berakhir tanggal 18 oktober 2015 mendatang,” ujarnya. (BUY)

Tinggalkan Balasan