Bagian Pemerintahan Setda Mansel Gelar Rakor Distrik

MANSEL, Cahayapapua.com— Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Manokwari Selatan menggelar rapat koordinasi distrik (rakor).

Rakor ini di maksudkan untuk memacu semangat kerja aparat, guna peningkatan kinerja di masing-masing distrik dengan tetap berpedoman pada aturan serta ketentuan yang berlaku, demi terwujutnya sistem pemerintahan good governance, serta tertib administrasi di tingkat distrik.

Kegiatan rekor ini digelar dua hari yakni tanggal 13-14 Juli 2017 di Balai Kampung Margomulyo, Distrik Oransbari. Mewakili bupati, rakornis ini dibuka dan ditutup oleh Asisten III Setda Mansel, dr. Hengky Tewu.

Kepada media, Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Mansel Aidiri Jan Andi Mandowen menyampaikan, ada 6 materi yang dibahas pada kagiatan rakor distrik se Kabupaten Mansel tahun 2017 ini. Dan sebagai narasumber adalah pejabat Pemda Mansel yang dinilai berkompeten untuk masing-masing materi yang ada.

Keenam materi tersebut yakni, pertama, isu-isu permasalahn di distrik, serta petunjuk teknis administrasi pengadaan atau hibah tanah. Kedua, tata naskah dinas, yang dibawakan langsung oleh bagian pemerintahan dan Otda Setda Mansel. Ketiga, program ekonomi kreatif di distrik, yang di bawakan oleh pejabat dari Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Kampung. Keempat, perencanaan progran dan kegiatan distrik sesuai RPJMD Kabupaten Mansel oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Manokwari Selatan. Kelima, laporan pertanggung jawaban keuangan oleh Badan Keuangan Daerah, dan terakhir fungsi koordinasi distrik dengan Forkopimda dan semua pemangku kepentingan yang ada di lingkup Manokwari Selatan oleh Asisten III Setda Mansel.

Mandowen menjelaskan, pihaknya memilih keenam topik ini untuk dibahas didalam rapat koordinasi, karena menurutnya bila poin-poin tersebut bisa dilaksanakan dengan baik di tingkat distrik, maka akan dapat mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Mansel. Pelayanan kepada masyarakat akan lebih maksimal dan terlebih lagi semangat para pegawai baik pegawai distrik maupun pegawai lain yang ada di wilayah distrik.

“Setiap materi kita bahas sampai ke teknis, makanya saya sangat optimis kalau semuanya bisa dijalankan dengan baik sesuai pembahasan saat ini, maka sistem pemerintahan di Manokwari Selatan akan mendapat respon yang positif dari masyarakat,” jelasnya.

Untuk memaksimalkan materi yang diberikan selama dua hari, panitia juga menyiapkan materi tentang prinsip-prinsip dan fungsi koordinasi distrik dengan lembaga lainnya. Harapannya aparat yang ada baik itu kepala distrik dan staf bisa memaksimalkan tenaga yang ada di satuan kerja masing-masing untuk menggalang dukungan dari semua pihak, guna merealisasikan sistem pemerintahan good governance dan tertib administrasi. (ACM)

Tinggalkan Balasan