Foto bersama pengurus Pengcab FORKI Wondama bersama narasumber Penataran Wasit-Juri dan para peserta usai upacara penutupan di Aula Distrik Wasior, Rabu,12 Juli 2017.

Bangkitkan olahraga Karate, FORKI Wondama kirim pelatih ikut kursus wasit-juri

WASIOR, Cahayapapua.com— Pengcab FORKI Kabupaten Teluk Wondama menunjuk tiga orang untuk dipersiapkan menjadi wasit dan juri karate profesional. Ketiganya akan dikirim mengikuti kursus kepelatihan di Jayapura dalam waktu dekat ini.

Wasit maupun juri yang berlisensi dipandang penting dan mendesak dalam rangka membangkitkan prestasi olahraga di Wondama khususnya olahraga bela diri karate. Terlebih karena sejauh ini Wondama belum memiliki wasit maupun juri yang berlisensi.

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris KONI Teluk Wondama Edi Renmaur pada acara penutupan penataran wasit-juri FORKI di aula distrik Wasior, Rabu (12/7) sore. “Sudah oke ada tim yang ikut kursus pelatihan di Jayapura. Bapak Bupati selaku Ketua KONI sudah tandatangan biaya untuk pergi ke Jayapura,”ungkap Edi.

Tiga orang dimaksud merupakan pelatih karate sudah menyandang ban hitam. Ketiganya menjadi peserta penataran wasit-juri yang digelar Pengcab FORKI. Penataran selama tiga hari itu menghadirkan narasumber anggota dewan wasit PB FORKI yang telah mengantongi lisensi B Hans Manase Opur. “Kita harapkan 2018  mereka sudah bisa lakukan tryout (untuk atlet karate) di wilayah Papua. Nanti 2019 Porprov (di Manokwari) mereka sudah bisa ‘perang’ di Manokwari,”kata Edi yang juga Staf Ahli Bupati.

Ketua Pengcab FORKI Teluk Wondama Mayor Inf. Andri Risnawan mengharapkan peserta penataran wasit-juri terus mengembangkan diri sehingga ke depan bisa diproyeksikan menjadi wasit maupun juri profesional.

Sebagai pengurus PB FORKI tingkat pusat, Hans Manase Opur mengapresiasi pengurus FORKI Wondama yang meski dalam keterbatasan tetap bersemangat menghidupkan olahraga karate.“Sementara FORKI di provinsi Papua Barat tiarap, di Wondama berdiri tegak. Ini sesuatu yang luar biasa,”ujar Opur. (brv)

 

Tinggalkan Balasan