Terlihat jalan menuju kampung Mansaburi (kanan) Distrik Masni, Manokwari, sepanjang hampir 500 meter yang masih digenangi air setinggi lutut orang dewasa, Jumat 26 Februari 2015. Di sebelah kiri adalah selokan yang digenangi air. | CAHAYAPAPUA.com | Duma Tato Sanda

Banjir di Kampung Mansaburi Manokwari Belum Surut

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com-—- Banjir yang menerjang kampung Mansaburi Distrik Masni, Manokwari, hingga Kamis (26/2/2015) belum benar-benar surut. Sejumlah rumah masih digenangi air termasuk puluhan hektar sawah. Kampung tersebut diterjang banjir dari Sungai Wariori sejak Sabtu (21/2/2015).

Daerah yang sampai saat ini masih terendam banjir lebih massif, terutama pada jalan penghubung ke kampung Mansaburi. Sekitar 500 meter jalan ini masih digenangi air setinggi betis, pada beberapa titik, setinggi lutut.

Banjir masih menggenangi badan jalan karena sebelah barat jalan terlihat digenangi air dalam jumlah yang besar, yang berbentuk seperti kali buatan. Air-air ini mengalir ke daerah lebih rendah disebelah timur melewati badan jalan. Jika melewati jalan ini, genangan air di hampir sepanjang sisi selatan jalan terlihat dengan jelas.

Koordinator Kelompok Siaga Bencana Kampung Robertus Gasang mengatakan, selain badan jalan dan beberapa rumah, sebagian besar sawah petani di kampung Mansaburi dan Wariori masih digenangi banjir. Jika dalam dua pekan kedepan air di sawah-sawah tersebut tidak surut, sawah-sawah itu terancam rusak total.

Gassang merinci di kampung Wariori, 77 hektar sawah aktif terendam banjir. 10 hektar rusak total. Ada juga tanaman holtikultura seluas 26 hektar dan kebun kakao seluas 20 hektar yang masih terendam.

Di Kampung Mansaburi, ia menjelaskan, 67 hektar sawah terendam. Selain itu, 30 hektar lahan kelapa sawit milik PT Medco di sekitar kampung ini juga terendam banjir.

“Kami harap alokasi anggaran yang 10 miliar nanti tidak seluruhnya dipakai untuk normalisasi sungai, kalau bisa ada juga yang dipakai untuk perbaiki sawah-sawah petani yang rusak,” ujar Gassang mengacu pada bantuan Rp. 10 miliar yang baru-baru ini disanggupi Wakil Ketua Komisi V DPR RI Michael Wattimena di Manokwari.

Banjir menerjang kampung Mansaburi dan Wariori sejak 1 Februari 2015. Banjir yang lebih besar menerjang pada 21 Februari sehingga memaksa warga untuk mengungsi hingga kini. | DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan