Ilustrasi. Foto: Ist

Bantuan Korban Kebakaran Rufei Diduga Disunat Anggota DPRD

SORONG, CAHAYAPAPUA.com Penyidik Polres Sorong Kota bertekad menyelesaikan proses hukum atas kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga disunat oknum anggota DPRD Kota Sorong, berinisial BS.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sorong Kota, AKP, Dodik Tri Hendro S, SH, kepada sejumlah Wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (7/1) siang mengatakan sama sekali tidak ada niat atau motif untuk mem-peti es-kan kasus ini. Hanya saja, tahun lalu, ada sejumlah kasus lain yang perlu diselesaikan sebelum akhir tahun 2014.

“Kita tidak hilangkan kasus Bansos, tapi karena ada target sebelum akhir tahun 2014, harus ada kasus yang sudah P21, maka diselesaikan,” kata Dodik.

Soal penanganan, Dodik mengaku, pihaknya masih sebatas meminta klarifikasi dari para korban yang mendapatkan bantuan itu. Sesudah itu, penyidik akan melakukan gelar perkara dan meminta bantuan dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit.

Ada sekitar 20 orang lebih akan dimintai klarifikasi soal aliran dana ini. Hampir separuh dari keterangan itu mengindikasi adanya unsur dugaan korupsi yang dilakukan oleh BS.

“Penanganan kita tidak berhenti, kalau mau menanyakan hal ini, silahkan langsung datang saja ke Reskrim, sehingga tau, jadi kita akan memberikan keterangan secara transparan tanpa ada yang ditutupi,” ujarnya.

Dana Bansos itu dikucurkan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia kepada para korban kebakaran rumah penduduk, di kelurahan Rufei bagian pantai, pada tahun 2012 silam. Dana tersebut diberikan melalui RT setempat, saat itu BS belum menjadi anggota DPRD Kota Sorong.

Setelah menjadi salah satu koordinator di lingkungannya BS diduga melakukan perbuatan yang melawan hukum pidana korupsi, yang merugikan sebagian warga korban kebakaran.

Merasa dikibuli, warga pun melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sorong Barat. (CR-71/CR-72)

 

EDITOR: PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG

Tinggalkan Balasan