Ilsutrasi penyusutan lahan pertanian. | Kabar24

Banyak Lahan Pertanian di Manokwari Beralih Fungsi

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Lahan pertanian di Kabupaten Manokwari terus mengalami penyusutan dari tahun ke tahun. Banyak kawasan yang sebelumnya merupakan areal persawahan maupun perkebunan kini beralih fungsi menjadi rumah maupun tempat usaha dan semacamnya.

Kondisi seperti itu banyak ditemukan di kawasan transmigrasi di Prafi, Masni dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten Manokwari diminta segera mengambil langkah agar penyusutan lahan pertanian tidak semakin menjadi.

“Sekarang banyak lahan sudah alih fungsi jadi kita harapkan ada Peraturan Daerah untuk menjaga lahan pertanian yang ada ini agar tidak terus menyusut, “ kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua Barat Asmono Aji pada acara peluncuran program pengembangan jaringan irigasi di Kampung Prafi Mulya, SP-1 Distrik Prafi, Senin (19/1/2015).

Asmono menjelaskan, Kabupaten Manokwari bersama Kabupaten Sorong menjadi prioritas dalam hal pengembangan pertanian di Papua Barat terutama tanaman pangan karena memiliki lahan pertanian yang luas. Pasalnya, lahan pertanian yang luas menjadi salah satu syarat utama agar Papua Barat bisa mencapai target swasembaga pangan.

Karena itu Perda yang mengatur tentang pelarangan alih fungsi lahan pertanian dipandang penting untuk mengamankan lahan pertanian dari kepentingan lain.

“(kalau tidak ada langkah yang diambil) Saya kuatir lahan pertanian kita akan semakin sempit, “ lanjut Aji.

Rusidi, petani di SP-1 Distrik Prafi mendukung perlu adanya tindakan khusus oleh Pemda untuk menyelamatkan lahan pertanian agar tidak semakin menyusut terutama karena agresivitas kepentingan bisnis.

“Kita mendukung mas (adanya Perda pelarangan alih fungsi lahan pertanian) supaya kita punya lahan ini tidak sampai diambil untuk yang lain-lain. Karena kita petani ini hidup dari lahan mas, “ ujar Rusidi di tempat yang sama. |ZACK TONU BALA

Tinggalkan Balasan