UPACARA. Banyak kursi kosong yang tidak diisi oleh para PNS dilingkup Pemerintah Papua Barat dala upacara Hari Pahlawan di lapangan Borarsi Manokwari, Senin (10/11/2014). (Foto : Dina Rianti/CAHAYA PAPUA)

Banyak PNS Alpa pada Upacara Hari Pahlawan di Manokwari

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.comPerayaan Hari Pahlawan di Kabupaten Manokwari digelar sangat sederhana, Senin (10/11/2014). Dalam perayaan ini hanya dilakukan upacara bendera di Lapangan Borarsi Manokwari.

Dalam upacara tersebut, tak banyak PNS dilingkungan Pemprov Papua Barat yang hadir. Akibatnya kursi yang telah disediakan untuk mereka di tribun terlihat kosong. Padahal Gubernur Papua Barat Abraham O Atururi  yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara ini dihadiri ketua DPR sementara Papua Barat Arifin, Sekda Papua Barat  Nataniel  Mandacan, Dandim 1703 Manokwari  Letkol invantri Kav Stevanus Satrio Ari Wibowo,   Kapolres Manokwari AKBP John E.Isir dan para pejabat di lingkungan Pemprov Papua Barat.

Turut diikuti pula para peserta dari TNI/Polri, Korpri hingga pelajar di Manokwari. Upacara ini untuk mengenang kembali pengorbanan para pahlawan yang telah gugur demi memerdekakan Indonesia.

Dalam sambutan Menteri Sosial Cofifah Indar Parawansa yang dibacakan oleh gubernur, dijelaskan bahwa sejarah bangsa dan negara Indonesia mencatat perjuangan untuk merebut kemerdekaan dan mendirikan NKRI butuh  ikatan persatuan dan kesatuan yang kuat.

“Sikap kepahlawanan merupakan sebuah perwujudan tindakan dan pengorbanan menuh militansi, sikap kesetiakawanan sosial adalah perwujudan dari kepekaan sosial atau bathin. Kita harus memaknai semua itu bukan hanya sekedar ungkapan saja tetapi harus dijadikan sebagai kekuatan moral yang dapat diterapkan disemua aspek kehidupan berbangsa dan negara untuk Indonesia masa kini dan mendatang,” kata Mensos.

Tema hari pahlawan tahun ini adalah “Pahlawankau Idolaku”. Tema ini diambil untuk mengugah kembali semangat kepahlawanan sebagai ukuran nilai, baik sebagai panutan maupun figur idola pencarian jati diri.

Tema ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus bahwa semangat juang dan semangat kebangsaan para pahlawan akan selalu terpatri di “dada” setiap insan Indonesia dan menjadi kebanggaan atau idola sepanjang masa.

Usai upacara jajaran TNI/Polri melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan. |DINA RIANTI

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan