Bupati Kabupaten Manokwari, Demas Paulus Mandacan

Banyak Warga Tak Memilih, Demas Wacanakan Evaluasi Ketua RT/RW

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Meski pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat yang dilaksanakan pada 15 Februari lalu berjalan dalam situasi yang aman, namun tidak serta merta proses pemungutan suara berjalan dengan baik.

Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan, kepada wartawan Kamis (16/2/2017) mengatakan, meski tergolong aman dan berjalan lancar,  sesuai informasi yang diperolehnya, terdapat beberapa permasalahan DPT di beberapa kawasan, serta terjadi penurunan partisipasi.

“Aneh seperti contoh ada satu keluarga disana ada nama suaminya tetapi nama istrinya tidak ada, ini yang mungkin jadi permasalahan,” katanya tanpa merinci informasi dimaksud.

Namun langkah cepat yang diambil bupati saat itu adalah menelpon langsung Ketua KPU Manokwari, dimana berdasarkan informasi permasalahan tersebut merupakan tanggungjawab RT/RW.

Sehingga kedepan, kata bupati, setiap RT dan RW akan dievaluasi oleh pihaknya, dimana peremajaan Ketua RT dan RW sudah sangat diperlukan, guna mendapatkan data valid dari setiap warga di kawasannya masing-masing.

“Mungkin yang tua-tua saya akan ganti, karena data yang disampaikan kurang valid, karena kalau data-data tersebut yang dipakai terus menerus maka tidak akan ada kemajuan di wilayah tersebut,” tegasnya.

Bupati juga menjelaskan, terdapat beberapa kasus dimana RT maupun RW kerap kali menolak tim yang turun untuk mendata, dengan alasan hal tersebut merupakan tanggungjawab RT/ RW.

Sehingga, kata bupati, hal ini yang menyebabkan salah satu faktor banyak usia pemilih yang terpaksa tidak bisa memilih atau menyalurkan hak suaranya pada Pilkada maupun Pileg. (ACS)

Tinggalkan Balasan