Penyerahan SK kontrak Satpol PP Manokwari oleh Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan.

Bebani Anggaran, Jumlah Satpol PP di Manokwari akan Dipangkas

MANOKWARI, Cahayapapua.com—-  Ini info penting bagi anda yang tertarik menjadi tenaga kontrak di  Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Manokwari. Pemkab, rencananya akan membuka seleksi pada November tahun ini.

Namun sebelum mendaftar, sebaiknya siapkan fisik dan mental prima sebab Bupati Demas Paulus Mandacan mengatakan, seleksi akan dilakukan ala rekruitmen anggota militer.

Kata bupati, langkah ini (rekruitmen) dilakukan oleh Pemkab sebenarnya untuk memangkas jumlah tenaga Kontrak Satpol PP yang kini mencapai 623 orang. Pemkab hanya akan menjaring 200 orang.

Pemangkasan jumlah anggota Satpol PP itu dimaksud untuk menghemat anggaran Pemkab. Soalnya, sejauh ini jumlah 623 anggota setidaknya menyedot anggaran sebesar 6 milyar rupiah. Itu sebabnya rekruitmen akan dilakukan secara selektif untuk mencari calon anggota yang prima dan berdedikasi.

“Seleksi akan saya perketat dan itu bukan main-main. Saya akan serahkan prosesnya ke pihak keamanan.  Jadi yang kuat bisa masuk. Kalau lemah pasti tidak akan masuk,” ucapnya, Sabtu (20/8) lalu.

Proses seleksi mendatang juga hanya akan diberlakukan untuk para tenaga kontrak yang memiliki ijazah minimal SLTA. Untuk menghindari terjadinya kecurangan, para peserta seleksi juga disyaratkan melampirkan ijazah asli SLTA.

Mereka yang lolos seleksi bukan saja akan ditugaskan sebagai tenaga kontrak, namun juga berpeluang menjadi PNS jika formasinya ada, serta mendapatkan prioritas untuk pengangkatan.

Meski membatasi jumlah anggota yang direkrut, bupati mengatakan akan kembali melakukan kajian.

“Saya akan coba terima 200 dulu. Kalau kurang baru saya tambah. Kalau lebih akan saya kurang menjadi 150 saja. Misalnya di kediaman saya ada 23 Satpol yang jaga. Itu terlalu banyak,” nilainya. (ACS)

Tinggalkan Balasan