Ilustrasi

Belajar pengelolaan dana desa, kepala kampung studi banding ke Pangkep

WASIOR, Cahayapapua.com— Lima kampung di distrik Wasior yakni Dotir, Maniwak, Iriati, Manopi dan Ramiki melaksanakan studi banding tentang pengelolaan dana desa ke Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Studi banding ini dibiayai dengan dana alokasi desa (ADD) yang  bersumber dari APBD. Kegiatan ini diklaim sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKam)  tahun 2017.

“Studi banding ini untuk belajar tentang pengelolaan dan penggunaan dana desa, bagaimana pembuatan Bumdes (badan usaha milik desa) juga penyiapan infrastruksur desa dan pengembangan ekonomi masyarakat,” jelas Sekretaris Distrik Wasior Anakletus Kilmas selaku pimpinan rombongan, Senin siang di pelabuhan Wasior sebelum bertolak ke Manokwari.

Para kepala kampung dan perangkat kampung lainnya diharap memanfaatkan studi banding tersebut untuk belajar bagaimana pengelolaan dan pemanfaatan dana desa yang baik kemudian menerapkan di kampung masing-masing.

“Tujuan utamanya adalah itu. Kita harapkan hasilnya bisa diterapkan dalam tahun ini atau paling tidak pada dana desa tahun depan,” kata Kilmas.

Ditemui sebelumnya, Kepala Kampung Iriati Bartolomeus Marani mengakui pihaknya selama ini masih kesulitan dalam hal pengelolaan dan pemanfaataan dana desa.

Alasan itulah yang mendorong dia bersama beberapa kepala kampung lainnya mengagendakan studi banding agar bisa belajar langsung dari daerah yang terbukti sukses mengelola dana desa  secara baik. (brv)

Tinggalkan Balasan