Dana Otsus yang mengalir ke Tanah Papua. Sumber: Pattiro

Belum Laporkan Penggunaan Tahap 4, Anggaran Otsus 2015 Terhambat

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com–– Laporan Penggunaan Dana Otsus (Otonomi Khusus) tahap empat dari kabupaten/kota hingga kini belum disampaikan ke pemerintah Papua Barat.

Kepala Badan Keuangan dan Asset Daerah Papua Barat Abia Ullu mengatakan, pemprov masih menunggu laporan keuangan untuk disampaikan ke  pemerintah pusat.

“Setelah dilaporkan, baru tahap satu tahun 2015 diturunkan,” kata Abia saat ditemui di DPR PB, Rabu (21/1/2015).

Dikatakan Abia, berdasarkan aturan, bulan Januari laporan sudah harus disampaikan ke pusat. Menurut dia, seluruh kabupaten/kota di wilayah Papua Barat sama sekali belum ada yang menyampaikan laporan tersebut. “Baru pemprov yang menyampaikan laporan ke pusat,” katanya.

Ditanya soal sanksi diakui memang tidak ada aturan yang mengikat atas keterlambatan, tetapi hal ini berdampak pada penyaluran untuk tahap selanjutnya. “Konsekwensinya kalau terlambat sampaikan laporan, ya terlambat juga salurkan untuk tahap selanjutnya,” terang Abia.

Untuk tahun 2015 jumlah dana Otsus Papua Barat sebesar Rp 2,1  miliar atau naik Rp 100 miliar. Tetapi untuk penyaluran ke kabupaten/kota jumlahnya akan mengalami penurunan. Ini dikarenakan adanya daerah otonomi baru yakni Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak yang baru mendapatkan dana otsus tahun ini.

Selain itu adanya penambahan dana respek terhadap kampung dan distrik, ikut mengurangi jatah untuk kabupaten/kota. |DINA RIANTI

Tinggalkan Balasan